Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Lawan Krisis Hutan, PP Jabar Serentak Tanam 5.000 Pohon di Hari Lahir Pancasila
Advertisement . Scroll to see content

Seruan Ideologis di Hari Lahir Pancasila, Nico: Mereduksi Sejarah Khianati Perjuangan Rakyat

Selasa, 03 Juni 2025 | 15:50 WIB
  • author Agus Warsudi
Seruan Ideologis di Hari Lahir Pancasila, Nico: Mereduksi Sejarah Khianati Perjuangan Rakyat
Diskusi Kebangsaan dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila. (FOTO: ISTIMEWA)

"Selain itu, wacana pengangkatan Soeharto sebagai pahlawan nasional juga menuai polemik di ruang publik," kata Nico.

Nico menyatakan, sejarah tidak boleh direduksi apalagi dihapus. Penulisan ulang sejarah dengan mengaburkan fase reformasi adalah bentuk pengkhianatan terhadap perjuangan rakyat.

Menurut Nico, Komisi I DPR RI harus menjadi ruang penyeimbang narasi kebangsaan dan diplomasi ideologi di tengah tensi geopolitik dunia.

Sementara itu, Dr Bedi Budiman melontarkan kritik tajam terhadap kondisi ekonomi-politik Indonesia. “Kita masih bangsa kuli dan menjadi kuli di antara bangsa-bangsa,” kata Bedi. 

Bedi menyatakan, selama Indonesia belum berdaulat secara politik, berdikari dalam ekonomi, dan berpribadi dalam kebudayaan, cita-cita keadilan sosial akan selalu menjadi ilusi. 

"Arah perjuangan bangsa harus kembali pada prinsip Trisakti Bung Karno sebagai pondasi ideologis yang tidak boleh dikesampingkan," ujarnya.

Editor: Agus Warsudi

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut