Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Inflasi Jabar Sebesar 1,60 %, BPS: Diskon Tarif Listrik Penyumbang Tertinggi
Advertisement . Scroll to see content

Data BPS 2025: Kemiskinan di Jawa Barat Menurun, Pengangguran Perkotaan Naik

Jum'at, 25 Juli 2025 | 13:57 WIB
  • author Muhammad Rafki Razif
Data BPS 2025: Kemiskinan di Jawa Barat Menurun, Pengangguran Perkotaan Naik
Plt. Kepala BPS Jabar, Darwis Sitorus. Foto: Ist.

BANDUNG, iNewsBandungRaya.id - Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Barat mencatat jumlah penduduk miskin pada Maret 2025 mencapai 3,65 juta jiwa, atau mengalami penurunan tipis sebesar 0,06 persen dibandingkan September 2024. Namun, penurunan ini tidak berlaku merata antara wilayah perdesaan dan perkotaan.

“Penurunan ini banyak disumbang oleh perbaikan karakteristik sosial ekonomi masyarakat desa. Tapi di kota, kondisinya justru memburuk,” ujar Plt. Kepala BPS Jabar, Darwis Sitorus, dalam rilis resmi yang disampaikan di Aula BPS Jawa Barat, Jumat (25/7/2025).

Kemiskinan di Kota Meningkat, Ketimpangan Ekonomi Makin Lebar

Secara rinci, angka kemiskinan di perdesaan menurun 0,70 persen poin, namun di perkotaan justru naik 0,11 persen poin. Kondisi ini mengindikasikan tantangan besar yang dihadapi wilayah urban seperti Bandung, Bekasi, dan kota lainnya.

“Di kota, pengangguran bertambah, harga kebutuhan pokok makin tinggi, dan biaya pendidikan semakin mahal,” jelas Darwis.

Dalam periode yang sama, jumlah pengangguran di Jawa Barat meningkat dari 1,77 juta menjadi 1,81 juta orang, meskipun secara persentase Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) sedikit menurun. Mayoritas pengangguran berada di wilayah perkotaan.

Editor: Rizal Fadillah

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut