Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Nasib 57 Eks Karyawan Kebun Binatang Bandung Mulai Terang, Pemkot Siapkan Peluang Kerja
Advertisement . Scroll to see content

Kronologi John Sumampauw Kelola Kebun Binatang Bandung Sejak 2017

Jum'at, 15 Agustus 2025 | 14:50 WIB
  • author Agus Warsudi
Kronologi John Sumampauw Kelola Kebun Binatang Bandung Sejak 2017
Kebun Binatang Bandung di Jalan Tamansari, Kota Bandung. (FOTO: ISTIMEWA)

Kematian gajah yang bernama Yani itu, tutur Ully, mengundang reaksi keras dari Wali Kota Bandung saat itu, Ridwan Kamil, juga dari berbagai kalangan, lokal hingga internasional. Bahkan, Ridwan Kamil sempat berencana mengambil langkah hukum atas kejadian itu.

"Permasalahan internal mulai muncul pada 2021 setelah Pemerintah Kota Bandung mengirim surat teguran terkait dugaan tunggakan sewa lahan," tutur Ully.

Ully mengatakan, YMT telah menyerahkan dana sebesar Rp6 miliar secara bertahap melalui petinggi yayasan bernama Sri Devi untuk membayar sewa lahan kepada Pemkot Bandung.

"Kami kaget, karena setahu kami uang itu sudah diserahkan. Namun, Pemkot menyebut kami tidak membayar. Bu Sri mengatakan lahan itu bukan milik Pemkot Bandung. Dari situ lah mulai terjadi perpecahan," ucap Ully.

Ully menyatakan, perbedaan pandangan soal status lahan memicu perselisihan internal yang berujung pada perubahan akta, dan mengeluarkan nama Tony Sumampauw, serta John Sumampauw dari kepengurusan tanpa melalui prosedur sah.

Sengketa terus berlanjut hingga November 2024. Saat itu, dua petinggi YMT, Sri Devi dan Bisma Bratakoesoema, ditangkap terkait perkara penguasaan lahan Pemkot Bandung.

Editor: Agus Warsudi

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut