HUT ke-61 Ditutup Haru! Golkar Jabar Gelar Doa Akbar untuk Korban Bencana 2025
BANDUNG, iNewsBandungRaya.id - DPD Partai Golkar Jawa Barat menggelar doa bersama sebagai puncak peringatan HUT Partai Golkar ke-61 di Kantor DPD Golkar Jabar, Jumat (5/12/2025). Kegiatan ini menjadi penutup rangkaian perayaan yang telah berlangsung selama tiga bulan.
Sekretaris DPD Golkar Jabar, MQ Iswara, menjelaskan rangkaian kegiatan tahun ini dimulai dari ziarah ke makam pahlawan, pengobatan gratis, bazar murah, pembagian sembako, hingga pemeriksaan kesehatan gratis. Doa bersama kemudian menjadi penutup sekaligus momen refleksi.
“Doa ini pertama-tama kami panjatkan untuk saudara-saudara kita yang sedang dilanda musibah di Sumatera Barat, Aceh, dan Sumatera Utara,” ujar Iswara.
Selain solidaritas, Golkar Jabar juga menyampaikan syukur atas penganugerahan gelar pahlawan nasional kepada Jenderal TNI (Purn) Suharto dan juga kiprah Partai Golkar yang terus berkontribusi bagi bangsa di usia ke-61.
Menjelang Pemilu 2029, Golkar Jabar telah merampungkan roadmap kemenangan yang disusun melalui agenda dialog dan pendidikan politik. Dokumen tersebut memuat strategi untuk Pileg, Pilpres, dan Pilkada.
“Partai Golkar Jawa Barat sudah menyusun peta jalan menuju kemenangan pada Pileg, Pilpres, dan Pilkada tahun 2029. Ini sudah kami sampaikan dalam rangkaian HUT kemarin,” kata Iswara.
Terkait bencana yang melanda Sumbar, Aceh, dan Sumut, Golkar telah menyalurkan bantuan resmi ke tiga provinsi tersebut. Penggalangan dana juga dilakukan oleh anggota PG DPR RI.
“Dari PG DPR RI kemarin terkumpul Rp7 miliar dan sudah dikirimkan ke wilayah terdampak,” ucapnya.
Menanggapi banjir yang terjadi di Kabupaten Bandung, Golkar meminta pemerintah daerah lebih tegas menjaga ruang terbuka hijau dan mempercepat rehabilitasi lahan kritis.
“Setiap Kabupaten/Kota harus konsisten menjaga lahan terbuka hijau, memperkuat gerakan rehabilitasi lahan kritis (GRLK),” tegas Iswara.
Lebih lanjut, MQ Iswara juga menegaskan pentingnya regulasi yang berpihak pada keberlanjutan lingkungan.
“Kami juga meminta setiap kabupaten/kota, termasuk provinsi, membuat perda lahan abadi. Kami berharap agar semua tidak terkikis terus, ada perda yang memberikan kuota terkait lahan abadi di daerah tersebut. Itu yang kami minta kepada semua kader Partai Golkar yang ada di legislatif,” tegasnya.
Editor : Rizal Fadillah