Jadwal Padat! Perjuangan Persib di ACL Two Ancam Liga Domestik
BANDUNG, iNewsBandungRaya.id - Kiprah Persib Bandung di kompetisi Asia berpotensi berdampak besar terhadap jadwal mereka di kompetisi domestik.
Sedikitnya enam pertandingan Persib pada putaran kedua Super League musim 2025/26 terancam mengalami penundaan atau penjadwalan ulang karena berbenturan dengan agenda AFC Champions League (ACL) Two.
Maung Bandung saat ini masih harus membagi fokus antara persaingan di liga nasional dan perjuangan di level Asia. Jarak waktu pertandingan yang berdekatan menjadi faktor utama kemungkinan terjadinya reschedule laga Super League.
Jadwal Februari 2026 Mulai Padat
Potensi penundaan pertama muncul pada Februari 2026. Persib dijadwalkan bertandang ke markas Borneo FC pada 16 Februari 2026, namun laga tersebut hanya berselang dua hari sebelum pertandingan leg kedua babak 16 besar ACL Two melawan Ratchaburi FC pada 18 Februari 2026.
Setelah laga Asia tersebut, Persib dijadwalkan kembali ke Bandung untuk menjamu Persita Tangerang di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada 22 Februari 2026. Meski jadwalnya cukup berdekatan, peluang laga kontra Persita ditunda dinilai relatif kecil.
Ancaman Penundaan di Bulan Maret
Jika Persib mampu melangkah ke perempat final ACL Two yang dijadwalkan berlangsung pada 4 dan 11 Maret 2026, maka dua laga Super League berikutnya juga terancam diundur.
Pertandingan tersebut adalah duel kontra Persebaya Surabaya pada 2 Maret 2026, serta laga menghadapi Persik Kediri pada 9 Maret 2026.
April Jadi Bulan Krusial
Tekanan jadwal kembali meningkat pada April 2026 apabila Persib lolos ke semifinal ACL Two yang digelar pada 8 dan 15 April 2026.
Dua pertandingan Super League yang berpotensi terdampak adalah laga melawan Semen Padang pada 5 April, serta big match kontra Bali United yang dijadwalkan berlangsung 12 April 2026.
Laga Klasik Lawan PSM Berpeluang Diundur
Tak hanya itu, jika Maung Bandung berhasil melaju hingga final ACL Two yang direncanakan digelar pada 16 Mei 2026, maka laga klasik melawan PSM Makassar yang dijadwalkan sehari setelahnya, 17 Mei 2026, hampir dipastikan berpeluang besar untuk ditunda.
Situasi ini membuat manajemen, operator liga, serta tim pelatih Persib harus melakukan koordinasi intensif agar jadwal kompetisi tetap berjalan optimal tanpa mengorbankan performa tim di level Asia maupun domestik.
Editor : Rizal Fadillah