Raker IJTI Bandung Dirangkai Aksi Tanam Pohon di Kawasan Wisata Pangalengan
BANDUNG, iNewsBandungRaya.id - Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Koordinator Daerah Bandung menggabungkan agenda organisasi dengan aksi kepedulian lingkungan. Rapat Kerja (Raker) yang digelar pada Rabu (7/1/2026) itu dirangkai dengan kegiatan penanaman pohon di kawasan wisata alam Valley Rahong 12, Pangalengan, Kabupaten Bandung.
Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Bandung Ali Syakieb, jajaran pengurus IJTI Korda Bandung, serta Direktur Utama PT Palawi Risorsis Tedy Sumarto selaku pengelola kawasan wisata.
Dalam kesempatan itu, Ali Syakieb menegaskan posisi jurnalis sebagai bagian penting dalam pembangunan daerah. Menurutnya, insan pers memiliki peran strategis sebagai pengawal demokrasi sekaligus penyampai informasi publik.
"Saya berharap melalui raker ini, IJTI bisa terus berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Bandung," ujar Ali Syakieb usai melaksanakan penanaman pohon di area Valley Rahong 12, Pangalengan, Kabupate Bandung.
Ia menambahkan bahwa pemerintah membutuhkan peran wartawan agar berbagai kebijakan dan program dapat dipahami masyarakat secara utuh, bukan sekadar diketahui.
"Wartawan adalah mitra strategis dan penyeimbang demokrasi. Kami ingin setiap program pemerintah disampaikan dengan baik agar masyarakat bukan hanya tahu, tapi benar-benar paham dan mengerti," jelasnya.
Terkait aksi penanaman pohon, Ali Syakieb menilai kegiatan tersebut relevan dengan kondisi lingkungan saat ini, terutama setelah terjadinya sejumlah bencana alam dalam beberapa bulan terakhir. Ia mengingatkan agar upaya pelestarian lingkungan tidak berhenti pada kegiatan simbolis semata.
"Jangan pernah menganggap remeh lingkungan. Dampaknya sangat luar biasa jika kita abai. Saya mengajak masyarakat, jika berwisata ke alam, bawalah satu bibit pohon," tuturnya.
"Bayangkan jika ada 10 ribu orang yang menanam, hasilnya 5 sampai 10 tahun ke depan akan sangat luar biasa untuk anak cucu kita," tambahnya.
Dukungan terhadap kegiatan tersebut juga disampaikan Direktur Utama PT Palawi Risorsis, Tedy Sumarto. Sebagai pengelola kawasan wisata, ia menegaskan komitmen perusahaannya untuk menjaga keseimbangan antara pengembangan wisata dan kelestarian lingkungan.
Ia menyebut, sejak awal 2025 PT Palawi telah menjalankan program Eco Trip yang mengajak pengunjung terlibat langsung dalam upaya pelestarian alam.
"Kami sudah menerapkan program di mana pengunjung diberikan bibit pohon untuk ditanam. Di pintu masuk wisata, seperti di Ranca Upas, kami sediakan persemaiannya," ujar Tedy.
Menurutnya, kondisi lingkungan yang terjaga merupakan aset utama kawasan wisata. Tanpa alam yang lestari, daya tarik wisata akan hilang.
"Bagi kami, lingkungan adalah aset utama. Tidak akan ada orang yang mau berkunjung jika hutannya gundul atau rusak," tegas Tedy.
Ia juga menyampaikan bahwa pihaknya terus mendorong kolaborasi pentahelix dengan berbagai elemen, termasuk pemerintah daerah dan komunitas jurnalis, untuk mencegah eksploitasi alam yang berlebihan di kawasan wisata.
Sementara itu, Ketua IJTI Korda Bandung Naufal Rabani menjelaskan bahwa penanaman pohon menjadi bagian penting dalam rangkaian Raker kali ini. Menurutnya, agenda tersebut bukan sekadar pelengkap, melainkan wujud komitmen organisasi terhadap isu lingkungan.
Ia menyebut kegiatan ini selaras dengan Gerakan Nusantara Menanam yang digagas Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal.
"Raker ini bukan hanya tentang menyusun program kerja internal maupun ceremony, tapi juga bagaimana kami sebagai jurnalis memberikan kontribusi nyata bagi alam. Ini adalah bentuk dukungan kami terhadap gerakan lingkungan yang lebih luas," pungkas Naufal.
Sebelum Raker IJTI Korda Bandung dimulai, penanaman pohon dilakukan secara simbolis oleh Wakil Bupati Bandung, Direktur Utama PT Palawi Risorsis, Ketua IJTI Korda Bandung, serta unsur Forkopimcam Pangalengan. Area hijau Valley Rahong 12 yang menjadi salah satu paru-paru wisata Bandung Selatan dipilih sebagai lokasi penanaman bibit pohon.
Editor : Agung Bakti Sarasa