Dari Piano Klasik ke Panggung Pop-Rock, Kisah Inspiratif Bintang Putra Sugiatno
BANDUNG, iNewsBandungRaya.id – Di tengah gemuruh mesin dalam acara Deklarasi Juragan Mio dan Juragan Motofest yang berlangsung di Cikole, Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), muncul sebuah energi berbeda dari atas panggung.
Bukan suara knalpot, melainkan dentuman keyboard yang dimainkan oleh Bintang Putra Sugiatno, remaja berusia 16 tahun yang membuktikan bahwa musikalitas tidak mengenal usia.
Tampil bersama Bintang Band, grup musik bergenre pop-rock, Bintang menjadi pusat perhatian lewat kemampuan meramu nada. Meski membawakan tujuh lagu, dua di antaranya merupakan karya orisinalnya: “Healing” dan “Hancur Hatiku”, yang menceritakan kepedihan kehilangan kekasih.
Dedikasi dan Proses Kreatif: Seminggu untuk Satu Karya
Bagi Bintang, menciptakan lagu bukan hal instan. Ia mampu merampungkan lirik dan aransemen hanya dalam waktu kurang lebih satu minggu.
“Kurang lebih satu minggu. Itu sudah termasuk lirik dan aransemennya,” ungkap Bintang, Minggu (18/1/2026).
Editor : Rizal Fadillah