Jejak Perburuan Liar di Pegunungan Sanggabuana Terbongkar Usai Video Viral
"Kita kenakan undang-undang lingkungan hidup dan sebagainya," pungkasnya.
Sebelumnya, publik dihebohkan dengan rekaman video yang memperlihatkan seekor macan tutul jawa (Panthera pardus melas) berjalan tertatih di kawasan Pegunungan Sanggabuana, Karawang. Kondisi satwa tersebut memicu keprihatinan luas karena diduga menjadi korban jerat atau aktivitas perburuan ilegal.
Video tersebut diketahui berasal dari kamera trap yang dipasang oleh Sanggabuana Conservation Foundation (SCF) di kawasan timur lereng Gunung Sanggabuana. Pembina SCF, Bernard Triwinarta Wahyu Wiryanta, memastikan bahwa rekaman tersebut autentik dan diambil beberapa bulan sebelum viral di media sosial.
"Iya, video itu kami dapatkan setelah kami mengambil data yang kami pasang di kamera trap beberapa bulan lalu, itu di sekitar wilayah timur Pegunungan Sanggabuana, bahkan beberapa pemburu liar terlihat melintas dan mencoba merusak kamera trap yang kami pasang," kata Bernard.
Bernard menyebut, berdasarkan pencatatan SCF, peristiwa tersebut diduga terjadi pada 5 Oktober 2025. Temuan itu sekaligus memperkuat dugaan adanya aktivitas ilegal yang mengancam keberadaan satwa langka di kawasan Pegunungan Sanggabuana.
Editor : Agung Bakti Sarasa