Tarung di Teras Rumah: Kisah Ujang Anis Lindungi Anak-anak dari Serangan Macan Tutul di Pacet
Detik-detik Pertarungan di Teras Rumah
Ketegangan memuncak ketika macan tutul tiba-tiba berdiri dan menerjang. Ujang mengatakan serangan pertama datang begitu cepat. Cakaran dan gigitan tak terhindarkan.
Ia berusaha menangkis sebisa mungkin, meski akhirnya tangan kanannya mengalami luka sobek cukup besar dengan 9 jahitan di tangan kanannya.
"Langsung nyakar sama saya. Jadi langsung berdiri itu macan hadep ke saya. Lalu saya yang tarung sama macan itu. Bahkan sampai dicakar, digigit juga dua kali ke tangan,” katanya sambil menunjukkan bekas luka yang kini dijahit.
Pertarungan berlangsung di teras rumah warga. Dalam situasi mencekam itu, sebagian warga yang menyaksikan memilih menjauh dan menutup gerbang karena takut.
Ujang mengaku sempat menghadapi macan tutul seorang diri selama sekitar tiga hingga empat menit.
"Bahkan orang-orang malah bukannya menolong sama saya, jadi malah kabur. Ditutup itu gerbang. Jadi saya sendirian sama macan, di depan. Orang-orang pada kabur,” tuturnya.
"Tadinya macan itu mau masuk ke pintu rumah, mungkin. Cuma pintu rumah nutup. Ketemu sama saya. Jadi anak-anak sudah keluar. Macan ketemu sama saya, dia nyerang sama saya," lanjutnya.
Meski terluka, ia terus melawan. Dengan sisa tenaga, Ujang memukul kepala macan hingga akhirnya menemukan celah untuk keluar dari area pagar. Ia kemudian berhasil menyelamatkan diri, sementara warga membantu membawanya ke tempat aman.
Editor : Rizal Fadillah