Detik-detik Warga Amankan Macan Tutul di Pacet Bandung, Mulut Disumpal, Kaki Diikat
Aksi Nekat dengan Alat Seadanya
Proses penangkapan berlangsung dramatis. Beberapa warga yang berada di lokasi ikut membantu mengikat tubuh macan menggunakan tali dan tambang yang baru didapat sekitar setengah jam kemudian. Kaki depan, belakang, hingga ekor diikat untuk membatasi pergerakan.
Jajang menjelaskan bahwa proses tersebut tidak mudah karena minimnya peralatan di lapangan. Warga harus bekerja cepat sekaligus hati-hati, sementara macan tutul beberapa kali berusaha meronta.
“Pertama nggak ada alat, kedua susah motong besi. Tali juga lama datangnya,” tuturnya.
Selama proses berlangsung, sebagian warga memilih menjauh dan mengamankan anak-anak dari lokasi kejadian. Ketegangan terasa karena setiap gerakan macan berpotensi memicu serangan baru.
Dua Jam Menentukan
Upaya penangkapan memakan waktu sekitar dua jam hingga akhirnya macan tutul berhasil dilumpuhkan sepenuhnya.
Jajang menuturkan, setelah seluruh bagian tubuh terikat dan mulut disumpal, hewan tersebut tidak lagi dapat bergerak bebas.
Ia juga mengungkapkan bahwa sebelum diamankan, macan tutul sempat menyerang dan mengejar beberapa warga.
“Yang saya tahu ada dua korban, saya dapat laporan setelah kejadian,” ungkapnya.
Meski demikian, kondisi macan tutul disebut masih relatif sehat meski mengalami luka ringan akibat gesekan besi saat proses penangkapan.
Editor : Rizal Fadillah