1 Tahun Pemerintahan Dedi Mulyadi-Erwan di Jabar, Tingkat Kepuasan Masyarakat capai 95,5 Persen
BANDUNG, iNewsBandungRaya.id – Wakil Gubernur Jabar Erwan Setiawan mengungkapkan, kepuasan masyarakat terhadap kinerja dan kepemimpinan Gubernur Dedi Mulyadi bersama dirinya, meningkat.
Bukan hanya tingkat kepuasan publik, menurut Erwan, perekonomian masyarakat Jabar juga turut meningkat. “Alhamdulillah dalam 1 tahun pertama kepemimpinan Kang Dedi dan saya di Jawa Barat, kepuasan publik, kepuasan masyarakat meningkat. Dari survei pada bulan Mei 2025, sebesar 94,7 persen, dan pada bulan Februari kemarin, kita sudah di 95,5 persen. Ada peningkatan 0,8 persen dari kepuasan masyarakat,” ungkap Erwan saat menjadi narasumber diskusi dalam rangkaian Soft Launching Garuda TV Biro Jawa Barat di Jalan Bengawan 75 Kota Bandung, Senin (2/3/2026).
“Begitupun juga dengan peningkatan ekonomi di Jawa Barat yang pada tahun sebelumnya 5,35 sekarang sudah 5,8 persen ini,” sambungnya.
Namun, kilah Erwan, peningkatan tersebut tidak membuat pihaknya berpuas diri. Ia bersama gubernur, akan terus melakukan evaluasi untuk memperbaiki kekurangan yang masih ada. Agar pada 2026 dan tahun-tahun berikutnya bisa lebih baik lagi.
“Ya, ini cukup signifikan di bidang ekonomi, dan nanti pun kami akan fokus juga di bidang kesejahteraan, bidang pendidikan, dan pelayanan-pelayanan dasar masyarakat laiinya,” tegas Erwan dalam diskusi bertajuk ‘Inspirasi untuk Bangsa dari Jawa Barat’ tersebut.
Lebih jauh Erwan menyebutkan, program yang dilaksakan Pemprov Jabar, selalu disesuaikan dengan progam Asta Cita dari Presiden Prabowo Subianto. Seperti memperbesar peluang investasi dan potensi potensi peningkatan ekonomi lokal di Jawa Barat.
“Selain itu, kami mempunyai berapa program, di antaranya 9 program ‘Ngawangun Jawa Barat Istimewa’. Salah satunya adalah mencetak 10.000 manajer baru di Jawa Barat. Kami memberikan beasiswa kepada siswa-siswa SMK yang berprestasi untuk bisa melanjutkan ke politeknik-politeknik dengan beasiswa dari kami, Pemerintah Provinsi Jawa Barat tentunya. Dan kami pun siap menyalurkan mereka ketika lulus,” papar Erwan.
Erwan menjelaskan, saat ini di daerah-daerah kota/kabupaten yang banyak pabriknya justru tingkat penganggurannya tinggi. Hal tersebut terus dikaji, untuk mengembangkan potensi masyarakat lokal sehingga mereka nanti bisa berdaya saing dengan sumberdaya manusia (SDM) dari luar Jawa Barat.
“Contoh di Bekasi, Karawang, banyak manajer-manajernya di luar orang Jawa Barat. Baik itu dari luar Provinsi Jawa Barat maupun ekspatriat (orang asing). Nah ke depan, kami ingin para manajer-manajer ini dari Jawa Barat, asli pituin orang Jawa Barat istilahnya. Tapi mereka pun harus betul-betul siap, karena itu kita bekali kemampuan mereka. Di daerah kawasan-kawasan industri pun nanti kami akan bekerja sama dengan politeknik,” jelas Erwan.
Dalam diskusi yang juga menghadirkan Wakil Kepada Badan Gizi Nasional (BGN), Irjen Pol (Purn) Soni Sonjaya, Ketua DPRD Jabar Buki Wibawa, dan pengusaha Perri Tristianto tersebut, Erwan juga menyampain terima kasihnya atas dukungan masyarakat Jawa Barat selama 1 tahun kepemimpinan Dedi Mulyadi-Erwan Setiawan. “Ini menjadi spirit bagi kami untuk terus melanjutkan pembangunan yang lebih lebih karasa, kadeuleu, karampak ku masyarakat. Yang ingin langsung dirasakan bagaimana dampak dari keberadaan kami di Pemerintah Provinsi Jawa Barat ini,” ucap Erwan.
Salah satu program Pemprov Jabar tersebut, sambung Erwan, pihaknya ingin melakukan pembangunan yang lebih merata di seluruh Jawa Barat. Karena selama ini terjadi ketimpangan dari segi pembanguan antara wilayah Jabar bagian utara dengan bagian selatan.
“Selama ini Jawa Barat bagian utara lebih maju karena di sana banyak pesisir utara, juga banyak pabrik. Sementara di wilayah Selatan ini konturnya di sana itu lebih ke agrowisata, pertanian dan perikanan. Karena itu kami nanti akan meningkatkan bagaimana wisata-wisata di wilayah selatan bisa berkembang lebih baik lagi, juga pertaniannya,” papar Erwan.
Erwan menambahkan, dalam pelaksanaan tugas pemerintah di Jabar, dirinya dan Gubernur selalu membagi tugas. Gubernur Dedi Mulyadi lebih banyak keliling mengungjungi daerah-daerah untuk menyerap aspirasi masyarakat. Sementara dirinya, lebih banyak di dalam lingkungan Pemprov Jabar di Gedung Sate, untuk mengoordinasikan semua kebijakan Gubernur agar bisa langsung dilaksanakan oleh jajaran pemerintahan di dinas-dinas dan badan.
“Kalau semuanya ke lapangan, bagaimana di kantor, bagaimana di pemerintahan. Kalau dua-duanya di pemerintahan, bagaimana dengan permasalahan di masyarakat di lapangan. Kami bertugas, dan doakan terus kami selalu amanah dan bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat Jawa Barat melebihi daerah-daerah lain,” pungkas Erwan. (*)
Editor : Abdul Basir