Potensi Pangalengan hingga Koperasi Desa Jadi Sorotan Delegasi Nasional di Bandung
Dalam paparannya, Wabup Ali menyoroti sektor peternakan di Pangalengan yang dikenal sebagai salah satu sentra produksi susu terbesar di Indonesia.
Produksi susu segar di wilayah ini mencapai sekitar 75 ton per hari, menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat setempat sekaligus mendukung pasokan protein hewani nasional.
Selain itu, Pemkab Bandung terus memperkuat program prioritas pemerintah pusat, termasuk pemenuhan gizi masyarakat. Saat ini terdapat 331 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang mendukung program Makan Bergizi Gratis untuk sekitar 1,2 juta penerima manfaat.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional.
Di bidang ekonomi masyarakat, pemerintah daerah mendorong pengembangan Koperasi Desa Merah Putih. Sebanyak 278 koperasi aktif menyerap hasil pertanian dan peternakan langsung dari masyarakat, memberikan kepastian pasar dan harga lebih kompetitif, sekaligus meningkatkan kesejahteraan desa.
Ketua Rombongan SSDN P4N Angkatan 69, Roy Sinaga, mengapresiasi tata kelola pemerintahan Kabupaten Bandung. Menurut Roy, berdasarkan penilaian Gubernur Lemhanas, kinerja tata kelola di Kabupaten Bandung berada di atas rata-rata nasional.
Kegiatan ini bertujuan menganalisis berbagai aspek pembangunan daerah dengan pendekatan Astagatra, meliputi geografi, sumber daya alam, demografi, ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya, serta pertahanan dan keamanan.
Editor : Rizal Fadillah