get app
inews
Aa Text
Read Next : Hilal Tak Terlihat di Bandung, Awal Ramadan 1447 H Tunggu Sidang Isbat Kemenag

Lebaran 2026 Berpotensi Tak Serentak, Ini Penjelasan BMKG hingga Muhammadiyah

Selasa, 17 Maret 2026 | 18:29 WIB
header img
Sholat Idul Fitri. Foto: Istimewa

BANDUNG, iNewsBandungRaya.id - Umat Islam di Indonesia mulai menanti kepastian Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah seiring mendekati akhir bulan Ramadhan 2026. Sejumlah lembaga telah menyampaikan prediksi masing-masing, namun perbedaan metode penentuan membuat Lebaran tahun ini berpotensi berbeda.

Penetapan resmi 1 Syawal 1447 H di Indonesia akan dilakukan melalui sidang isbat Kementerian Agama (Kemenag) yang menggabungkan metode hisab (perhitungan astronomi) dan rukyat (pengamatan hilal).

Prediksi Idul Fitri 2026 Versi BMKG

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi posisi hilal pada 19 Maret 2026 belum memenuhi kriteria visibilitas MABIMS.

  • Ketinggian hilal: 0,91° – 3,13°
  • Elongasi: 4,54° – 6,1°

Dengan kondisi tersebut, hilal diperkirakan sulit diamati. Jika tidak terlihat, maka Ramadhan digenapkan menjadi 30 hari dan Lebaran jatuh pada 21 Maret 2026.

BMKG juga mengingatkan adanya potensi gangguan pengamatan dari objek astronomi lain seperti bintang terang atau planet.

Editor : Rizal Fadillah

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut