Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : FPHJ Dukung BBKSDA Jabar dan Dirjen Gakkum Kehutanan Penjarakan Perusak Hutan Konservasi
Advertisement . Scroll to see content

Tragis! Huru Menyusul Hara, Dua Anak Harimau Benggala Mati Beruntun

Kamis, 26 Maret 2026 | 14:42 WIB
  • author Susana
Tragis! Huru Menyusul Hara, Dua Anak Harimau Benggala Mati Beruntun
Dua bayi harimau Benggala lahir dari induk Jelita dan jangan Shah Rukh Khan di Bandung Zoo, Sabtu (12/7/2025). (Foto: Dok Bandung Zoo).

BANDUNG, iNewsBandungRaya.id - BBKSDA Jawa Barat mengonfirmasi kematian seekor anak harimau Benggala (Panthera tigris) bernama Huru yang berusia sekitar delapan bulan di Bandung Zoo.

Satwa tersebut dilaporkan mati dan saat ini masih menunggu hasil pemeriksaan lengkap untuk mengetahui penyebab pastinya.

Humas BBKSDA Jawa Barat, Eri Mildranaya, membenarkan informasi tersebut saat dikonfirmasi di Bandung pada Kamis (26/3/2026).

“Betul (mati),” ujar Eri singkat.

BBKSDA Lakukan Pendalaman Penyebab Kematian

Eri menjelaskan bahwa pihaknya akan melakukan investigasi lebih lanjut terkait kematian anak harimau tersebut.

Sampel dan hasil pemeriksaan medis masih dalam proses untuk memastikan penyebab pasti kematian satwa langka tersebut.

Dua Anak Harimau Benggala Lahir 2025

Sebelumnya, Bandung Zoo juga mencatat kematian anak harimau Benggala lain bernama Hara pada Selasa (24/3/2026). Kedua satwa tersebut, Huru dan Hara, merupakan bagian dari koleksi kebun binatang yang lahir pada 12 Juli 2025.

Kematian dua satwa dalam waktu berdekatan ini menjadi perhatian serius pihak pengelola maupun otoritas konservasi.

Fokus Pengawasan dan Evaluasi

BBKSDA Jawa Barat menegaskan akan terus melakukan pengawasan terhadap pengelolaan satwa di Bandung Zoo. Evaluasi menyeluruh diharapkan dapat mencegah kejadian serupa terulang di masa mendatang.

Editor: Rizal Fadillah

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut