Truk dan 2 Mobil Jadi Korban Ambruknya Reklame Raksasa di Jalan Buah Batu Bandung
BANDUNG, iNewsBandungRaya.id - Kawasan Jalan Buah Batu, Kelurahan Turangga, mendadak mencekam setelah sebuah baliho berukuran jumbo roboh saat cuaca ekstrem melanda, Sabtu (28/3/2026). Insiden yang terjadi di Kecamatan Lengkong ini berlangsung sekitar pukul 13.00 WIB di tengah guyuran hujan lebat dan hembusan angin kencang.
Kejadian yang berlangsung sangat cepat tersebut mengagetkan warga setempat. Tanpa ada tanda-tanda kerusakan awal, struktur besi reklame tersebut langsung luruh dan menghantam kendaraan yang sedang terparkir tepat di bawahnya.
Seorang warga di lokasi, Riswan (27), menuturkan bahwa dirinya menyaksikan langsung momen jatuhnya material papan iklan tersebut.
“Lagi hujan besar, tiba-tiba reklame langsung jatuh. Kejadiannya sekitar jam satuan,” ujarnya saat ditemui di lokasi.
Riswan menambahkan bahwa meski hanya satu papan yang ambruk, ukurannya yang masif menyebabkan dampak kerusakan cukup luas. Tercatat satu unit truk, dua unit mobil pribadi, serta dua bangunan pos hancur tertimpa material.
“Yang saya tahu ada satu, tapi besar. Nimpa mobil truk, dua mobil kecil, sama dua pos,” katanya.
Beruntung, insiden ini tidak memakan korban jiwa. Seluruh kendaraan yang terdampak dalam posisi terparkir tanpa penumpang di dalamnya. Namun, kerugian materiil tak terelakkan, seperti yang dialami Yuda Satria (32). Ia terkejut bukan main saat mendapati mobilnya sudah tertindih tiang penyangga.
“Saya sedang beli mie, tahu-tahu mobil saya ketimpa papan penyangganya,” ujarnya.
Yuda menjelaskan bahwa meski mesin mobilnya selamat, bagian eksterior dan kaca kendaraan mengalami kerusakan yang cukup serius.
“Bagian depan penyok, untung nggak sampai kena bagian mesin. Kaca depan juga kena,” katanya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi mengenai kelayakan struktur papan reklame tersebut. Faktor cuaca buruk yang melanda Kota Bandung sejak siang tadi ditengarai menjadi pemicu utama robohnya tiang reklame di jalur padat tersebut.
Editor : Agung Bakti Sarasa