Kronologi Pasutri Hanyut di Jalur Puncak, Motor Selamat Tapi Korban Hilang
BANDUNG, iNewsBandungRaya.id - Peristiwa tragis menimpa pasangan suami istri (pasutri) pemudik yang diduga hanyut terseret arus drainase di jalur Jalan Raya Cipanas–Puncak pada Minggu (29/3/2026). Kedua korban akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di lokasi yang berjauhan.
Jenazah sang suami ditemukan lebih dahulu di Desa Majalaya, sementara jenazah sang istri ditemukan keesokan harinya di Waduk Cirata, tepatnya di Desa Kamurang, Kecamatan Cikalongkulon, pada Senin siang (30/3/2026).
Kronologi Kejadian: Hujan Deras dan Arus Drainase Mematikan
Kapolres Cianjur, AKBP Dr. A. Alexander Yurikho Hadi, menjelaskan bahwa peristiwa bermula saat kedua korban tengah melakukan perjalanan mudik dari Bogor menuju Sumedang menggunakan sepeda motor.
Berdasarkan rekaman CCTV, korban mencoba menyalip kendaraan lain di tengah kondisi hujan lebat yang mengguyur kawasan tersebut.
“Keadaan jalan yang dialiri air membuat korban tergeser ke kanan, di mana terdapat selokan dengan arus sangat deras,” ujarnya.
Diduga, kedua korban bersama sepeda motornya langsung terseret masuk ke dalam gorong-gorong yang dipenuhi aliran air deras.
Editor : Rizal Fadillah