get app
inews
Aa Text
Read Next : Langkah Awal STAI Nurul Iman Bandung, Resmi Beroperasi Usai Kantongi SK Kemenag

Loncatan Kelas PKB Kabupaten Bandung: Dari Target 16 Kursi hingga Sinyal Dadang Supriatna ke Jabar 1

Kamis, 09 April 2026 | 09:19 WIB
header img
Muscab PKB Kabupaten Bandung. (Foto: Ist)

BANDUNG, iNewsBandungRaya.id - Peta kekuatan politik di lumbung suara Jawa Barat mulai memanas. Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Bandung resmi menetapkan arah baru yang lebih ambisius lewat Musyawarah Cabang (Muscab) di Soreang, Rabu (8/4/2026). Tidak sekadar pergantian nakhoda, momen ini menjadi proklamasi strategi ganda: pengabdian akar rumput dan transformasi kualitas kader.

Mandat DPP: "Turun ke Rakyat" dan "Naik Kelas"

Hadir langsung memimpin konsolidasi, Wakil Ketua Umum DPP PKB, Jazilul Fawaid, membawa dua instruksi khusus yang harus dijalankan tanpa tawar-menawar. Baginya, posisi Kabupaten Bandung sebagai basis utama PKB wajib dijaga dengan kerja-kerja nyata.

Jazilul menjelaskan bahwa mekanisme Muscab kali ini lebih menekankan pada pengukuhan melalui musyawarah mufakat.

“Pendekatan Muscab ini adalah musyawarah untuk mengukuhkan. DPC mengusulkan sejumlah nama, lalu DPP yang memutuskan siapa yang akan menjadi ketua,” tegas Jazilul.

Strategi pertama yang ditekankan adalah "Turun ke Rakyat". Kader diinstruksikan untuk tidak hanya muncul saat musim pemilu, melainkan hadir setiap hari lewat layanan ambulans gratis, posko kesehatan, hingga program makan gratis.

“Kita harus benar-benar hadir di tengah masyarakat. Program pelayanan harus diperkuat dan dirasakan langsung,” tambahnya.

Selanjutnya adalah visi "Naik Kelas". PKB ingin kadernya tak cuma jago berpolitik, tapi juga punya kapasitas memimpin di sektor profesional seperti pendidikan dan kesehatan.

“Kader harus punya visi dan kemampuan. Kalau diberi amanah, dia mampu memimpin dengan baik,” ujar Jazilul. Ia bahkan mendorong para kader berani bermimpi menjadi rektor atau pimpinan institusi strategis nasional.

Membidik 16 Kursi DPRD

Bicara angka, PKB Kabupaten Bandung memasang target yang sangat terukur. Memiliki modal 12 kursi di DPRD saat ini, mereka optimis bisa melesat lebih tinggi.

“Kalau target ideal tentu 20 kursi, tapi 16 itu realistis dan tidak boleh ditawar. Kenaikan sekitar 20 persen sudah bagus,” tegas Jazilul.

Pencapaian di level daerah ini diharapkan menjadi pilot project. Jika sukses di Kabupaten Bandung, program tersebut akan dipromosikan ke tingkat provinsi hingga nasional.

“Kalau program di Kabupaten Bandung sukses, naikkan ke Jawa Barat. Kalau bagus lagi, naikkan ke tingkat nasional,” ujarnya.

Sinyal Hijau untuk Dadang Supriatna

Salah satu kejutan dalam Muscab ini adalah sanjungan Jazilul kepada Dadang Supriatna. Ia menilai sosok yang akrab disapa Kang DS itu sudah memiliki kematangan untuk naik ke level kepemimpinan Jawa Barat.

“Secara administratif dan rekam jejak, Pak Dadang sudah lulus untuk jadi gubernur. Tinggal variabel politik lainnya,” cetus Jazilul, memberikan angin segar bagi bursa Pilgub Jabar mendatang.

Momen Evaluasi dan Kerja Kolektif

Menanggapi dinamika tersebut, Ketua DPC PKB Kabupaten Bandung periode 2021–2026, Dadang Supriatna, menegaskan bahwa Muscab adalah wadah evaluasi menyeluruh. Baginya, kesuksesan PKB sejauh ini adalah hasil keringat bersama, mulai dari peran tokoh nasional seperti Kang Haji Cucun, para ulama, hingga relawan garis depan.

“Dalam Muscab ini ada beberapa sidang pleno yang kita laksanakan, mulai dari pembahasan tata tertib, program kerja, hingga penetapan calon pimpinan Tanfidz dan Dewan Syuro,” jelas Dadang.

Menutup pernyataannya, Dadang tetap menunjukkan sikap rendah hati atas segala tantangan selama kepemimpinannya.

“Saya pribadi memohon maaf jika selama memimpin masih ada kekurangan. Ke depan, kami akan terus memberikan yang terbaik bagi masyarakat,” pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, sejumlah nama kuat mulai bersaing di bursa Ketua DPC berikutnya, termasuk Dadang Supriatna sendiri, Renie Rahayu Fauzi, Tarya Witarsa, dan Hadiat.

Editor : Agung Bakti Sarasa

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut