Dugaan Malprosedur di RSHS Bandung: Ibu di Cimahi Kaget Bayinya Nyaris Dibawa Pulang Orang Asing
Kejanggalan semakin mencuat ketika Nina mengetahui bahwa gelang identitas yang seharusnya menjadi pengaman utama bayi telah dilepas sebelum proses serah terima yang sah dilakukan.
“Saya dengar gelangnya sudah digunting. Padahal administrasi belum selesai, surat pulang juga belum ada,” ungkap Nina dengan penuh kecewa.
Meski sempat memprotes keras, Nina mengaku tidak mendapatkan penjelasan komprehensif maupun permohonan maaf secara institusional. Ia justru merasa ditenangkan dengan cara yang kurang simpatik.
“Saya protes, tapi hanya diminta maaf dan malah disuruh tidak berisik. Katanya ini jadi pelajaran,” tambahnya.
Hingga saat ini, Nina memilih untuk menyuarakan keresahannya melalui media sosial sebagai bentuk peringatan bagi orang tua lain dan evaluasi bagi manajemen rumah sakit. Ia berharap standar operasional prosedur (SOP) di rumah sakit, terutama terkait keselamatan bayi, bisa ditingkatkan secara drastis.
“Saya bingung harus melapor ke mana. Jadi saya sampaikan saja supaya ini jadi evaluasi. Ini bukan hal kecil, ini menyangkut keselamatan anak. Saya harap ke depan lebih diperhatikan lagi,” pungkasnya.
Hingga berita ini diturunkan, tim redaksi masih terus berupaya melakukan komunikasi dan menghubungi pihak manajemen Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung untuk mendapatkan klarifikasi serta penjelasan resmi terkait dugaan kesalahan prosedur pemulangan bayi tersebut.
Editor : Agung Bakti Sarasa