get app
inews
Aa Text
Read Next : Nekat Nyolong Kabel Grounding Jalur Whoosh di Wilayah KBB, Pelaku Dihukum Satu Tahun Penjara

Gegara Barang Tertinggal Penumpang Whoosh Tahan Pintu Kereta di Padalarang, Jadwal Jadi Terlambat

Jum'at, 10 April 2026 | 13:29 WIB
header img
Aksi membahayakan penumpang Kereta Cepat Whoosh menahan pintu kereta yang akan ditutup karena ada barang yang tertinggal membuat jadwal Whoosh rute Padalarang–Halim jadi terlambat. Foto/Istimewa

BANDUNG BARAT,iNews BandungRaya.id - Seorang penumpang perempuan terekam kamera menahan pintu Kereta Cepat Whoosh di Stasiun Padalarang pada Selasa (7/4/2026).

Aksi tersebut dinilai sangat membahayakan, karena perempuan tersebut tampak menahan pintu kereta yang semestinya tertutup karena sudah akan berangkat.

Menanggapi kejadian tersebut, General Manager Corporate Secretary KCIC Eva Chairunisa menegaskan bahwa tindakan tersebut tidak dapat dibenarkan dalam kondisi apa pun.

“Kami mengecam tindakan penumpang yang menahan pintu kereta, karena selain melanggar aturan, tindakan tersebut juga sangat berpotensi merusak sarana serta berdampak merugikan ratusan penumpang lain akibat keterlambatan keberangkatan,” tutur Eva dalam keterangannya yang diterima, Jumat (10/4/2026).

Eva menjelaskan, penumpang tersebut menahan pintu kereta yang sudah mulai menutup karena menyadari ada barang miliknya yang tertinggal di peron.

Tindakan tersebut menyebabkan sensor pada sistem buka tutup pintu otomatis di kereta terganggu.

Kejadian tersebut memicu keterlambatan perjalanan Whoosh dengan rute Padalarang–Halim, dengan jadwal pemberangkatan yang seharusnya pada pukul 07.23 WIB baru dapat dilakukan pada pukul 07.25 WIB.

Menurutnya, setiap rangkaian Whoosh dilengkapi dengan sistem pintu otomatis yang menjadi bagian penting dalam keamanan perjalanan.

Tindakan menahan pintu secara paksa menyebabkan sistem penutupan otomatis tidak berfungsi dan berpotensi menimbulkan risiko kerusakan sarana secara jangka panjang.

KCIC telah menyiagakan petugas di peron dan di dalam kereta untuk memastikan seluruh penumpang telah berada di dalam Whoosh dengan aman sebelum pintu ditutup.

"Penumpang diharuskan selalu mematuhi arahan dari petugas untuk keselamatan perjalanan," imbuhnya.

Lebih lanjut, seluruh penumpang wajib memperhatikan dan memeriksa kembali barang bawaannya sebelum memasuki kereta karena seluruh bawang bawaan penumpang menjadi tanggung jawab pribadi.

Apabila terdapat barang yang tertinggal, penumpang dapat berkoordinasi dengan petugas di dalam kereta untuk dilakukan penanganan lebih lanjut melalui sistem Lost and Found milik KCIC.

Ia menyebutkan, penumpang yang bersangkutan telah diberikan teguran agar tidak mengulangi tindakan tersebut. KCIC berharap seluruh penumpang dapat mengikuti aturan dan arahan petugas serta tidak melakukan tindakan yang membahayakan.

"Kami berharap penumpang Whoosh bisa mengikuti aturan yang berlaku, tidak membahayakan diri sendiri, mengganggu operasional, maupun merusak sarana Whoosh,” pungkasnya. (*)

Editor : Rizki Maulana

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut