get app
inews
Aa Text
Read Next : Erwan Setiawan: Kirab Budaya HUT Jabar Tunjukkan Semangat Cinta Budaya

Siap-Siap! Mahkota Binokasih Bakal Keliling Jabar, Simak Jadwal dan Rutenya

Jum'at, 01 Mei 2026 | 14:56 WIB
header img
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Jabar, Iendra Sofyan. Foto: iNews/M Rafki.

“Pertama terhadap aspek budaya. Jadi kita membuat sebuah media informasi yang ingin menyosialisasikan bahwa budaya Sunda ini seperti apa. Kedua terhadap aspek sosial ya. Ketiga tentang ekonomi pasti. Nanti banyak sanggar-sanggar yang kita libatkan, pengrajin, UMKM,” ungkapnya.

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi menegaskan karnaval ini dirancang sebagai perjalanan budaya yang menghidupkan kembali jejak sejarah Sunda lintas wilayah.

Rute kirab dimulai dari Sumedang (2 Mei), kemudian bergerak ke Kawali (3 Mei) yang dikenal sebagai pusat Kerajaan Sunda Kawali. Selanjutnya menuju Kampung Naga (4 Mei), lalu ke Cianjur (5 Mei).
Perjalanan berlanjut ke Kebun Raya Bogor (6 Mei), kemudian ke Depok (8 Mei), Karawang (9 Mei), hingga mencapai Cirebon (10 Mei). 

Puncak kirab akan digelar di Monumen Perjuangan Rakyat Jawa Barat pada 16 Mei, sebelum ditutup dalam agenda “Peuting Munggaran Milangkala Tatar Sunda” di Gedung Sate pada 17 Mei.

“Maknanya satu, mengingatkan tentang sejarah Sunda, dari Kawali sampai terbentuknya Kasultanan Cirebon,” kata Dedi.

Lebih jauh, Dedi menegaskan karnaval ini juga menjadi instrumen penataan wilayah. Sejumlah titik yang dilalui akan disentuh program pembangunan, mulai dari revitalisasi Keraton Sumedanglarang, penataan kawasan Kawali, peningkatan fasilitas wisata di Kampung Naga, hingga penguatan situs sejarah di berbagai daerah. Selain itu, aspek kebersihan lingkungan turut menjadi perhatian utama. 

“Pokoknya Jawa Barat nanti yang bersih bukan hanya Kota Bandung, seluruh wilayah Jawa Barat harus bersih,” tegasnya.

Sebanyak 10 ribu peserta ditargetkan ambil bagian dalam karnaval yang melintasi sembilan kabupaten/kota ini. Mereka terdiri dari 580 pelaku seni, 270 tokoh adat dan budayawan, 13 kampung adat, serta 27 kepala daerah se-Jawa Barat.

Ke depan, kirab Karnaval Binokasih dipastikan menjadi agenda tahunan Pemprov Jabar, menggabungkan pelestarian sejarah, penguatan identitas budaya, sekaligus dorongan nyata bagi ekonomi daerah berbasis kearifan lokal.

Editor : Rizal Fadillah

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut