Tembok Pertahanan Persib Runtuh, Layvin Kurzawa Terpaksa Akhiri Musim Lebih Cepat
BANDUNG, iNewsBandungRaya.id - Ambisi Persib Bandung untuk menutup musim dengan skuat terbaik harus menemui jalan terjal. Sang bek andalan berkebangsaan Prancis, Layvin Kurzawa, dikonfirmasi bakal absen membela Pangeran Biru hingga kompetisi Super League 2025/26 tuntas.
Nasib nahas menimpa eks pemain Paris Saint-Germain tersebut saat melakoni duel panas kontra Persija Jakarta di Stadion Segiri, Minggu (10/5/2026). Masuk dari bangku cadangan pada menit ke-62, Kurzawa hanya sanggup bertahan selama 18 menit di lapangan sebelum akhirnya terpental keluar akibat masalah pada otot pahanya di menit ke-80.
Pelatih kepala Bojan Hodak telah memberikan pernyataan resmi mengenai kondisi pemain berusia 33 tahun itu. Juru taktik asal Kroasia ini mengonfirmasi bahwa sang pemain mengalami masalah serius pada bagian hamstring-nya.
"Saya rasa itu cedera hamstring," ungkap Bojan Hodak lesu.
Kekecewaan Bojan sangat beralasan. Pasalnya, Kurzawa sedang berada dalam performa terbaiknya dan mulai menyatu dengan skema pertahanan Maung Bandung dalam beberapa pekan terakhir.
"Sayangnya dia mulai bermain bagus di beberapa pertandingan terakhir, dia sudah kembali ke performa terbaiknya," jelas Bojan.
Bojan tak menampik bahwa intensitas jadwal liga yang mencekik menjadi faktor utama tumbangnya fisik sang pemain. Kurangnya masa pemulihan membuat tubuh atlet lebih rentan terhadap cedera otot yang fatal.
"Tetapi ketika Anda tidak memiliki waktu istarahat, terkadang hal-hal seperti ini terjadi," tambahnya.
Dengan hilangnya Kurzawa, lini pertahanan Persib dipastikan bakal pincang saat menghadapi dua pertandingan terakhir yang sangat menentukan melawan PSM Makassar dan Persijap Jepara.
"Saya harap dia tidak akan absen lama, tetapi untuk dua pertandingan berikutnya, saya rasa dia tidak akan bisa tampil," tegas Bojan Hodak menutup pembicaraan.
Kehilangan sosok berpengalaman seperti Kurzawa menjadi ujian berat bagi Persib Bandung yang tengah berjuang mengamankan poin penuh demi posisi di klasemen akhir.
Editor : Agung Bakti Sarasa