get app
inews
Aa Text
Read Next : Tegaskan Semangat Kebersamaan, Pengajian Al-Hidayah Jabar Gelar Tasyakur Bin Ni’mah

Ketua DPRD Cianjur: Pelestarian Budaya Sunda Penting untuk Tangkal Pengaruh Asing 

Selasa, 19 Mei 2026 | 09:10 WIB
header img
Pencak silat Sunda, salah satu seni bela diri yang harus dilestarikan. (FOTO: ISTIMEWA)

CIANJUR, iNewsBandungRaya.id - Ketua DPRD Cianjur Metty Triantika menegaskan, pelestarian budaya Sunda sangat penting untuk menangkal pengaruh budaya asing yang tidak sesui. 

Karena itu, Metty mendukung seni budaya Sunda yang berkembang di Desa Kademangan, Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur. 

Di desa ini, warga melestarikan pencak silat dan seni degung. Kesenian itu diwariskan turun temurun dari generasi ke generasi.

Komitmen itu disampaikan Metty saat melaksanakan kegiatan Reses Masa Persidangan III Tahun Sidang 2025–2026 di sejumlah desa wilayah Daerah Pemilihan (Dapil) IV.

Reses merupakan upaya legislator menyerap langsung aspirasi masyarakat, sekaligus mengawal berbagai program pembangunan yang telah terealisasi.

Kegiatan reses perdana tersebut berlangsung di Aula Desa Kademangan, Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur, Senin (18/5/2026). 

Acara itu dihadiri unsur pemerintah kecamatan, perangkat desa, ketua RT dan RW, tokoh masyarakat, pimpinan majelis taklim, hingga Dharma Wanita Desa Kademangan.

Metty mengatakan, reses menjadi ruang penting untuk mempertemukan kebutuhan masyarakat dengan arah pembangunan daerah. 

Menurut Metty, pembangunan tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah, tetapi harus dibangun bersama seluruh elemen masyarakat.

“Berbagai usulan masyarakat akan menjadi bahan evaluasi dan penyusunan program pembangunan ke depan, terutama yang berkaitan dengan kebutuhan dasar masyarakat,” kata Metty.


Ketua DPRD Cianjur Metty Triantika (tengah) saat reses di Desa Kademangan, Kecamatan Mande, Cianjur. (FOTO: ISTIMEWA)

Kehadiran Metty disambut hangat masyarakat. Penampilan kesenian degung Sunda menambah meriah acara itu.

Metty juga menyerahkan bantuan kepada tim kesenian sebagai bentuk dukungan terhadap pelestarian seni budaya Sunda di tengah masyarakat.

Ketua DPRD Cianjur dari kalangan perempuan pertama itu juga menyoroti pentingnya menjaga identitas budaya Sunda di tengah derasnya pengaruh budaya luar. 

Menurut Metty, pelestarian budaya lokal harus terus diperkuat agar generasi muda tidak kehilangan akar budaya sendiri.

“Pencak silat dan kesenian degung Sunda di Desa Kademangan adalah warisan budaya yang harus dijaga agar tidak hilang ditelan perkembangan zaman,” ujar Metty.

Sementara itu, Kepala Desa Kademangan H Ute Misbahudin menyampaikan apresiasi kehadiran Ketua DPRD Cianjur di tengah masyarakat. 

H Ute menilai kegiatan reses menjadi momentum penting bagi warga desa untuk menyampaikan berbagai kebutuhan pembangunan secara langsung kepada wakil rakyat.

“Kami berterima kasih atas perhatian dan dukungan Ibu Ketua DPRD terhadap pembangunan di Desa Kademangan dan kebutuhan masyarakat selama ini,” kata H Ute.

Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Puskesmas Kademangan dr Hanny Windyalaras bersyukur dapat menghadiri kegiatan reses tersebut.

Hanny menyampaikan terima kasih atas bantuan pembangunan Puskesmas Kademangan.

Pembangunan fasilitas Puskesmas Kademangan menjadi kebutuhan mendesak guna memaksimalkan pelayanan kesehatan masyarakat. 

Dia berharap Ketua DPRD dapat terus mengawal pembangunan fasilitas kesehatan tersebut agar segera terealisasi.

“Selama ini pembangunan puskesmas masih mengalami berbagai kendala dan penundaan. Mudah-mudahan ke depan bisa terus didorong dan dikawal agar pelayanan kesehatan masyarakat semakin optimal,” kata Hanny.

Dalam Masa Persidangan III Tahun Sidang 2025–2026, Metty Triantika dijadwalkan melaksanakan reses di enam desa yang telah menerima realisasi aspirasi pembangunan daerah.

Lokasi reses tersebut meliputi Desa Kademangan, Kecamatan Mande yang mendapatkan bantuan pembangunan puskesmas.

Desa Jati Kecamatan Bojongpicung yang menerima bantuan sumur bor dan Desa Sukatani Kecamatan Haurwangi yang telah menerima  bantuan hotmix jalan.

Kemudian,  Desa Cikondang Kecamatan Bojongpicung yang juga  telah mendapatkan bantuan pembangunan puskesmas, Desa Jamali Kecamatan Mande dengan bantuan hotmix jalan lingkungan.

Desa Sukaluyu Kecamatan Sukaluyu yang sebelumnya menerima bantuan pemasangan gratis KWH listrik.

Rangkaian kegiatan reses dijadwalkan berlangsung mulai 18 hingga 25 Mei 2026 di aula desa masing-masing wilayah.

Editor : Abdul Basir

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut