Gandeng Kementerian LH, Gerakan Pager Saguling Siap Jinakkan Krisis Ekologis Citarum
Untuk mengatasi sengkarut lingkungan ini, Pager Saguling mengusung enam pilar gerakan:
Rehabilitasi total kawasan DAS.
Edukasi lingkungan hidup dan literasi perubahan iklim.
Kampanye gerakan rendah karbon.
Kaderisasi pegiat lingkungan berbasis komunitas dan pesantren.
Pengembangan sektor ekonomi hijau.
Sinergi multipihak untuk aksi iklim nyata.
Lewat piagam deklarasi yang diteken para pendiri, gerakan ini mengikat lima komitmen utama. Beberapa di antaranya meliputi pencetakan kader lingkungan di lingkungan pesantren, penerapan konsep ecoteologi (teologi lingkungan), percepatan pemulihan sungai, hingga kesiapan menjadi mitra taktis pemerintah guna mewujudkan pembangunan berwawasan lingkungan yang adil menyongsong Indonesia Emas 2045.
Lahirnya Pager Saguling bertepatan dengan masa transisi di pucuk pimpinan Kementerian Lingkungan Hidup. Seperti diketahui, Menteri LH Jumhur Hidayat baru saja mengambil sumpah jabatan di bawah Presiden Prabowo Subianto pada 27 April 2026 lalu. Jumhur, yang merupakan pria kelahiran Bandung, 18 Februari 1968, dikenal punya modal rekam jejak kuat sebagai eks aktivis mahasiswa ITB serta tokoh buruh KSPSI.
Berangkat dari latar belakang sang menteri yang dekat dengan dunia pergerakan, para inisiator menaruh harapan besar agar komunikasi antara simpul massa di akar rumput dan pengambil kebijakan di pusat dapat berjalan lebih dinamis demi menyelamatkan masa depan Citarum dan Saguling.
Editor : Agung Bakti Sarasa