get app
inews
Aa Text
Read Next : Perusahaan Hotel Bintang 4 di Bandung Tolak Diaudit, Berujung Permohonan PKPU

Menyentuh Hati, Ratusan Orang Tua Anak Berkebutuhan Khusus di Bandung Kumpul Bareng di Bioskop

Kamis, 04 Juni 2026 | 09:30 WIB
header img
dr. Yulia Suherlina. (Foto: Ist)

BANDUNG, iNewsBandungRaya.id - Menjelang peringatan hari jadi ke-42 yang jatuh pada 6 Juni mendatang, Yayasan Suryakanti menggelar acara nonton bareng (nobar) film Semua Akan Baik-Baik Saja di Bandung, Rabu (3/6/2026). Kegiatan ini bukan sekadar ajang hiburan, melainkan momentum emosional untuk menguatkan semangat para orang tua yang mendampingi anak berkebutuhan khusus.

Sebanyak 285 kursi bioskop terisi penuh oleh jajaran pengurus, tenaga profesional Klinik Utama PUSPPA Suryakanti, guru, alumni, hingga orang tua dan anak-anak berkebutuhan khusus. Suasana hangat bak reuni terasa kental, mengingat banyak peserta yang merupakan bagian dari sejarah panjang yayasan yang berdiri sejak 1984 ini.

Pesan Harapan di Balik Layar

Direktur Klinik Utama PUSPPA Suryakanti, dr. Yulia Suherlina, M.Si., mengungkapkan bahwa pemilihan film Semua Akan Baik-Baik Saja dipilih karena relevansinya yang sangat dalam dengan perjuangan keluarga di Suryakanti.

"Kami ingin memberikan dukungan moral kepada para orang tua yang memiliki anak spesial. Selama 42 tahun kami mendampingi mereka, kami tahu perjalanan ini tidak mudah. Film ini menjadi pengingat bahwa memiliki anak berkebutuhan khusus bukanlah akhir dari segalanya," ujar dr. Yulia.

Ia menegaskan, kehadiran anak berkebutuhan khusus adalah amanah yang harus dioptimalkan potensinya. "Ketika kita dititipkan anak berkebutuhan khusus oleh Allah, dunia tidak berhenti di situ. Kita bisa mengembangkan potensinya seoptimal mungkin. Bayangkan, orang lain saja bisa, apalagi orang tuanya," tambahnya dengan penuh optimisme.

Bukti Prestasi Anak Istimewa

Optimisme yang diusung PUSPPA Suryakanti bukan tanpa bukti. Selama lebih dari empat dekade, yayasan ini telah mencetak banyak anak berprestasi. Banyak dari anak-anak yang didampingi kini mampu menorehkan pencapaian membanggakan.

"Ada yang menjadi atlet, ada yang memiliki keterampilan melukis luar biasa berkat dukungan orang tua yang luar biasa pula," ungkap dr. Yulia.

Hal senada disampaikan oleh Pakar Hipnoterapi, Dewi P. Faeni yang hadir dalam acara tersebut. Ia mengapresiasi langkah inovatif PUSPPA Suryakanti dalam membangun komunitas yang suportif. "Ini momentum yang sangat baik bagi kita semua. Para orang tua harus tetap bersemangat dan termotivasi. Jika anak-anak hebat di luar sana bisa, tentu anak-anak kita juga pasti bisa," tuturnya.

Bagi peserta seperti Yosef, seorang anak berkebutuhan khusus yang hadir, acara ini memberikan kegembiraan tersendiri. "Senang, suka nonton film," ucapnya singkat dengan raut wajah ceria.

Pionir Tumbuh Kembang Anak

Sejak berdiri tahun 1984, Yayasan Suryakanti telah menjadi pelopor dalam deteksi dan intervensi dini gangguan perkembangan anak di Indonesia. Melalui Klinik Utama, SLB, hingga Unit Pendidikan dan Pelatihan (UPP), yayasan ini terus berkomitmen memberikan layanan holistik bagi anak dengan gangguan neurodevelopmental.

Di usianya yang ke-42, PUSPPA Suryakanti berharap dapat terus menjadi oase bagi keluarga yang membutuhkan. Seperti pesan yang tersirat dalam film yang ditayangkan, mereka ingin menegaskan bahwa di tengah tantangan yang ada, dengan kasih sayang dan dukungan yang tepat, semua akan baik-baik saja.

Editor : Agung Bakti Sarasa

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut