get app
inews
Aa Text
Read Next : Menyentuh Hati, Ratusan Orang Tua Anak Berkebutuhan Khusus di Bandung Kumpul Bareng di Bioskop

Tekan Risiko Kecelakaan, Infrastruktur Perlintasan JPL 177 Gedebage Bandung Bakal Diperbarui

Selasa, 09 Juni 2026 | 17:54 WIB
header img
Tekan Risiko Kecelakaan, Infrastruktur Perlintasan JPL 177 Gedebage Bandung Bakal Diperbarui. (Foto: Istimewa)

BANDUNG, iNewsBandungRaya.id – Tingginya risiko kecelakaan di perlintasan kereta api atau perlintasan sebidang menjadi perhatian serius berbagai pihak. Selama ini, faktor kedisiplinan pengguna jalan kerap menjadi sorotan utama. Namun, keselamatan di perlintasan sebidang tidak dapat hanya dibebankan pada perilaku pengguna jalan semata.

Kualitas infrastruktur pendukung juga memiliki peran penting dalam menciptakan ruang lalu lintas yang aman, tertib, dan nyaman. Pada sejumlah titik perlintasan, area jalan yang bersinggungan langsung dengan rel kerap mengalami kerusakan berupa lintasan berlubang dan tidak rata yang dapat menimbulkan hentakan saat kendaraan melintas.

Kondisi tersebut berpotensi meningkatkan risiko kendaraan tergelincir, terjatuh, atau tersendat. Dampaknya, arus lalu lintas di sekitar perlintasan menjadi terhambat sehingga diperlukan infrastruktur yang lebih andal untuk menunjang keselamatan pengguna jalan.

Di tengah meningkatnya perhatian terhadap keselamatan di perlintasan kereta api, penerapan inovasi infrastruktur di perlintasan sebidang JPL 177 kawasan Gedebage, Kota Bandung, mendapat respons positif dari masyarakat dan pengguna jalan. Inovasi tersebut dinilai mampu menghadirkan perlintasan yang lebih aman, nyaman, serta mendukung kelancaran mobilitas masyarakat.

Dalam proses pembangunannya, Industri Karet Bandung (Inkaba), salah satu unit usaha PT Agronesia yang merupakan bagian dari BUMD Jawa Barat, turut mengambil peran dalam menciptakan keselamatan dan kenyamanan di perlintasan kereta api. Bersama PT Wijaya Karya Beton Tbk (WIKA Beton), Inkaba menghadirkan sistem perlintasan sebidang melalui pemasangan Rubber Concrete Line Crossing pada level Crossing (CLC)  sebagai satu kesatuan sistem yang saling melengkapi.

Rubber Concrete Line Crossing merupakan produk unggulan Inkaba yang menjadi bagian dari sistem CLC. Material berbasis karet tersebut berfungsi melengkapi sistem perlintasan agar permukaan jalan menjadi lebih stabil, rata, dan nyaman dilalui kendaraan. Selain itu, material ini juga mampu membantu meredam getaran serta mengurangi tingkat kebisingan saat kendaraan melintasi area rel.

Sementara itu, Concrete Level Crossing (CLC) merupakan inovasi beton pracetak dari WIKA Beton yang dirancang untuk merevitalisasi perlintasan sebidang. Produk ini berbentuk beton modular pracetak dengan sistem pemasangan knock down yang memungkinkan proses instalasi dilakukan lebih cepat dan efisien, sehingga dapat meminimalkan gangguan terhadap operasional kereta api maupun aktivitas kendaraan di sekitar lokasi.

Petugas JPL 177 Gedebage mengungkapkan, sebelum dilakukan pembaruan infrastruktur, kecelakaan cukup sering terjadi akibat kondisi aspal di sekitar rel yang rusak. Setelah dilakukan penggantian bantalan rel dan penerapan sistem perlintasan baru tersebut, kondisi perlintasan menjadi lebih aman dan arus lalu lintas lebih lancar.

“Sesudah dibangun ini, bantalannya diganti, Alhamdulillah lebih lancar arus lalu lintasnya dan aman,” ujar salah seorang petugas JPL 177 Gedebage, Selasa (9/6/2026).

Meski demikian, keberadaan infrastruktur yang berkualitas tidak dapat berdiri sendiri. Keselamatan di perlintasan kereta api tetap membutuhkan kedisiplinan pengguna jalan dalam mematuhi rambu-rambu lalu lintas, serta pengawasan yang konsisten dari petugas di lapangan.

Berbagai peristiwa kecelakaan di perlintasan kereta api, termasuk yang terjadi di Bekasi Timur, menjadi pengingat bahwa keselamatan di perlintasan bukanlah persoalan tunggal. Inovasi infrastruktur dan perilaku tertib berlalu lintas harus berjalan beriringan sebagai upaya menciptakan sistem transportasi yang aman bagi seluruh masyarakat.

Penerapan Rubber Concrete Line Crossing milik Inkaba yang terintegrasi dalam Concrete Level Crossing (CLC) WIKA Beton diharapkan dapat menjadi solusi nyata dalam menekan risiko kecelakaan di perlintasan sebidang. Inovasi ini sekaligus menunjukkan pentingnya kolaborasi antar entitas dalam menghadirkan infrastruktur yang lebih aman, nyaman, dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat. (*)

Editor : Abdul Basir

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut