Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Dua Sertifikat Muncul di Lahan Cihapit Bandung, DPRD Jabar Minta Pengosongan Ditunda
Advertisement . Scroll to see content

Industri Tekstil Bandung Berpeluang Kuasai Pasar Global, Wamenperin Optimistis Tembus Eropa 

Kamis, 11 Juni 2026 | 16:41 WIB
  • author Agus Warsudi
Industri Tekstil Bandung Berpeluang Kuasai Pasar Global, Wamenperin Optimistis Tembus Eropa 
Wamenperin Faisol Riza (kanan) saat mengunjungi PT Gajah Angkasa Perkasa, Jalan Jenderal Sudirman, Kota Bandung. (FOTO: ISTIMEWA)

BANDUNG, iNewsBandungRaya.id - Wakil Menteri Perindustrian (Wamenperin) Faisol Riza menilai, industri tekstil Bandung berpeluang besar menguasai pasar global. Faisol optimistil tekstil asal Bandung bakal menembus pasar Eropa

Optimisme itu disampaikan Wamenperin Faisol Rizal saat mengunjungi pabrik tekstil PT Gajah Angkasa Perkasa di Jalan Jenderal Sudirman, Kota Bandung, Kamis (11/6/2026).

Penyataan Wamenperin itu menjadi kabar menggembirakan bagi pelaku industri tekstil Bandung dan nasional.

Sebab, di tengah tantangan global, dari anjloknya nilai tukar rupiah dan arus deras impor tekstil murah, memunculkan anggapan sektor industri tekstil Tanah Air mulai meredup.

Namun, Faisol Riza justru menyampaikan optimisme kuat. Dia melihat industri tekstil Indonesia, terutama Bandung, memiliki daya saing tinggi.

Kedatangan Wamen Perindustrian bersama rombongan disambut Direktur Gajah Group Dedi Zein, Direktur Tekstil Gajah Angkasa Perkasa Jimmy Gunardi, dan jajaran direksi perusahaan.

Dalam kunjungan tersebut, Faisol Riza meninjau seluruh rantai produksi di perusahaan itu. Dari pengolahan benang, pembuatan kain, proses pewarnaan, hingga produksi pakaian jadi.

Seperti seragam TNI, Polri, kementerian, dan berbagai produk tekstil lainnya.

Tak hanya melihat proses produksi, Wamenperin juga ikut mencoba praktik sablon kain yang menjadi salah satu tahapan akhir dalam proses manufaktur tekstil.

Faisol Riza tegas menepis berbagai pandangan yang menyebut industri tekstil Indonesia sebagai sunset industry atau industri yang tengah mengalami kemunduran.

Menurut Faisol, kondisi fundamental ekonomi nasional masih cukup kuat walaupun dunia sedang menghadapi berbagai ketidakpastian akibat konflik geopolitik dan perlambatan ekonomi global.

"Kalau melihat langsung aktivitas industri di Gajah Group ini, kita bisa melihat bahwa produksi tetap berjalan, permintaan ada, dan aktivitas ekonomi riil berlangsung dengan baik," kata Wamenperin.

Editor: Abdul Basir

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut