Mengenal Aurikular Akupuntur, Terapi Tusuk Jarum di Telinga yang Ampuh Atasi GERD hingga Stroke
BANDUNG, iNewsBandungRaya.id - Dunia medis alternatif di Kota Kembang kedatangan sebuah inovasi yang menarik perhatian banyak kalangan. Seorang tokoh bisnis terkemuka sekaligus pencinta koi asal Bandung, Hartono Soekwanto, baru-baru ini membagikan cerita yang menggugah terkait kemajuan praktik akupuntur modern di tanah air. Perhatiannya tertuju pada sosok Dr. Veronica Janty, seorang praktisi kesehatan yang berhasil mengangkat derajat terapi tradisional ini ke standar yang jauh lebih mutakhir.
Bagi masyarakat yang ingin merasakan langsung manfaat terapi saraf telinga ini, Dr. Veronica Janty membuka klinik praktiknya di Jl. Hegar Asih II No.48, Cipaganti, Kecamatan Coblong, Kota Bandung, Jawa Barat.
Berbeda dengan teknik tusuk jarum konvensional yang biasanya menyasar area punggung atau kaki, Dr. Veronica memusatkan keahliannya pada metode khusus bernama aurikular akupuntur. Melalui riset mendalam, ia berhasil memetakan bahwa seluruh jaringan saraf dari organ-organ krusial manusia—mulai dari jantung, paru-paru, hingga saluran pencernaan—ternyata bermuara secara presisi di area daun telinga.
Dengan pemetaan titik makro tersebut, stimulasi penyembuhan untuk berbagai gangguan kesehatan bisa dikendalikan hanya dari satu pusat. Pendekatan spesifik inilah yang membuat reputasi beliau meroket di Bandung sebagai ahli pengobatan alternatif yang sangat manjur.
Efektivitas klinis yang ditawarkan di klinik ini mengundang arus pasien yang cukup masif. Penderita pasca-stroke banyak yang mengandalkan terapi ini untuk mengembalikan respons motorik dan fungsi gerak tubuh mereka yang sempat terganggu.
Selain penyakit saraf berat, metode tusuk jarum telinga ini juga terbukti efektif menyelesaikan masalah lambung kronis (gut health dan GERD) serta menjadi akselerator bagi mereka yang sedang menjalani program diet sehat. Beberapa figur lokal, seperti Umar Swat dan Pak Ogel, bahkan tercatat sebagai pasien reguler yang rutin datang demi menjaga stamina tubuh sekaligus mengatasi keluhan pencernaan mereka.
Editor : Agung Bakti Sarasa