Tak Lagi Jadi Pemain, Achmad Jufriyanto Siap Maksimalkan Peran sebagai Asisten Pelatih Persib
Tanggung Jawab Lebih Besar di Pinggir Lapangan
Meski merasa tidak ada perubahan besar secara pribadi, Jupe mengakui tanggung jawabnya kini jauh lebih besar dibanding saat masih aktif bermain.
Jika sebelumnya ia bisa memberi contoh secara langsung di lapangan, kini ia harus memastikan setiap instruksi pelatih tersampaikan dengan baik kepada seluruh pemain.
"Hanya mungkin di tahun ini begitu saya full sebagai seorang asisten, artinya saya juga harus lebih aktif untuk memberikan informasi dari pelatih ke pemain. Pada saat Igor (Tolic) dan tim pelatih lain menjelaskan sesuatu, saya sebisa mungkin menyampaikan itu secepat dan sejelas mungkin ke pemain," jelasnya.
Menurut Jupe, komunikasi menjadi salah satu aspek terpenting dalam pekerjaannya saat ini. Ia berupaya menjadi penghubung yang efektif antara pelatih kepala dengan para pemain agar setiap strategi dapat diterapkan secara maksimal di lapangan.
Tak Pernah Bermimpi Menjadi Pelatih
Menariknya, Jupe mengungkapkan bahwa menjadi pelatih bukanlah impian yang telah direncanakannya sejak lama.
Saat pertama kali bergabung bersama Persib sekitar satu dekade lalu, ia hanya berfokus memberikan performa terbaik sebagai pemain. Namun, pengalaman bekerja bersama Bojan Hodak selama tiga musim terakhir mengubah cara pandangnya terhadap dunia kepelatihan.
Kesempatan menjadi player-coach membuatnya mulai memahami tugas seorang pelatih dan akhirnya mantap melanjutkan karier di bidang tersebut setelah pensiun sebagai pemain.
Editor : Rizal Fadillah