get app
inews
Aa Text
Read Next : Meriahkan HUT RI, Kodam Gelar Festival Semarak Kemerdekaan Siliwangi 2026

Dapat Bantuan Ayam dari Kodam Siliwangi, Warga Banjaran Dilarang Menyajikannya di Meja Makan

Rabu, 15 Juli 2026 | 15:16 WIB
header img
Pangdam III/Siliwangi Mayor Jenderal TNI Kosasih saat meninjau peternakan ayam saat kegiatan Program Cikabayam (Citarum Harum Kambing dan Ayam) yang digelar Kodam III/Siliwangi, Rabu (15/7/2026). (Foto: Agi Ilman)

BANDUNG, iNewsBandungRaya.id - Pemandangan unik terlihat di Kecamatan Banjaran, Kabupaten Bandung, pada Rabu (15/7/2026). Puluhan warga tampak antusias membawa pulang keranjang berisi lima ekor ayam dari Kodam III/Siliwangi. Namun, ada aturan main yang tidak biasa dalam pembagian bantuan ini: ayam tersebut "diharamkan" untuk langsung dipotong atau dikonsumsi.

Bantuan ini merupakan bagian dari inovasi Program Cikabayam (Citarum Harum Kambing, Domba, dan Ayam) yang digagas Kodam III/Siliwangi untuk mendorong kemandirian pangan tingkat rumah tangga.

Harapan untuk Masa Depan, Bukan Sekadar Kenyang Hari Ini

Icah (66), seorang warga yang sehari-harinya menggantungkan hidup dari berkebun, menjadi salah satu penerima manfaat. Ia menerima lima ekor ayam serta paket sembako. Baginya, bantuan ini adalah modal untuk masa depan.

"Alhamdulillah, terima kasih. Bantuan dari tentara ini sangat bermanfaat. Saya punya lahan di rumah, nanti akan saya ternak biar besar," ujar Icah dengan wajah penuh syukur.

Program ini sebenarnya adalah hasil panen perdana dari pusat peternakan milik Kodam III/Siliwangi yang berada di perbukitan Banjaran. Saat ini, terdapat dua kandang besar dengan populasi mencapai 6.000 ekor ayam.

Strategi Pangdam: Ayam sebagai Aset Ekonomi

Pangdam III/Siliwangi, Mayor Jenderal TNI Kosasih, menekankan bahwa kunci dari program ini adalah edukasi tentang aset produktif. Ia tidak ingin ayam tersebut hilang begitu saja di atas meja makan dalam sekejap.

"Hari ini sebagian ayam yang dipanen kita sedekahkan kepada masyarakat. Satu orang mendapat lima ekor supaya mereka mengembangbiakkan juga, bukan untuk dipotong," kata Kosasih.

Menurut sang Pangdam, jika warga berhasil membesarkan dan mengembangbiakkan ayam tersebut, maka ketahanan pangan dan ekonomi keluarga akan jauh lebih terjaga secara berkelanjutan dibandingkan sekadar menerima bantuan sekali pakai.

"Harapannya setiap rumah tangga ada ayam yang dipelihara untuk ketahanan pangan mereka masing-masing," lanjutnya.

Sinergi Membangun Kemandirian Warga

Wakil Bupati Bandung, Ali Syakieb, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, memberikan dukungan penuh terhadap konsep peternakan mandiri ini. Ia berharap warga Bandung bisa lebih produktif memanfaatkan lahan terbatas di rumah.

"Bukan untuk dijual atau dikonsumsi sekarang, tapi diharapkan bisa diternakkan. Telurnya boleh dijual atau dimanfaatkan sendiri. Jadi masyarakat Kabupaten Bandung ke depannya bisa lebih mandiri," jelas Ali Syakieb.

Tidak hanya fokus pada ayam, Kodam III/Siliwangi juga tengah mengembangkan peternakan kambing dan domba, termasuk persilangan antara domba Garut dan Dorper untuk meningkatkan kualitas bibit ternak di wilayah tersebut.

Ali Syakieb pun menitipkan pesan tegas kepada para penerima bantuan agar amanah ini dijaga dengan baik. "Siapa pun yang sudah mendapatkan program yang sangat baik ini, tolong dimanfaatkan semaksimalnya," pungkasnya.

Editor : Agung Bakti Sarasa

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut