Lindungi Anak dari Dampak Digital, Anggota DPRD Jabar Ajak Orang Tua Awasi Penggunaan Gadget
Ia menyampaikan bahwa ibu dan anak merupakan kelompok yang paling terdampak oleh perkembangan teknologi digital. Karena itu, peran keluarga, terutama orang tua, menjadi kunci dalam mengawasi dan mengarahkan penggunaan gadget agar tidak terpapar konten yang merugikan.
"Teknologi harus menjadi sarana belajar dan pengembangan diri, bukan justru menjadi pintu masuk berbagai dampak negatif bagi anak-anak," ujarnya.
Tuti juga menyoroti maraknya berbagai bentuk penyalahgunaan teknologi digital, termasuk fenomena judi online yang dinilai telah menyasar berbagai kalangan. Kondisi ini menjadi salah satu alasan perlunya penguatan perlindungan terhadap anak dari paparan konten digital yang berbahaya.
“Mengenai payung hukum, saat ini masih berlaku Perda Nomor 3 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perlindungan Anak. Ke depan, kami di DPRD mendorong adanya revisi atau penguatan pasal-pasal di dalamnya agar lebih responsif terhadap tantangan digital," kata Tuti. (*)
Editor : Abdul Basir