Proyek PLTP Patuha Unit 2 Capai Babak Baru: Generator Raksasa Sukses Dimobilisasi ke Lokasi
Mengingat status muatan tersebut sebagai kargo raksasa berdimensi serta bobot ekstrem (Over Dimension Heavy Cargo / ODHC) yang mencapai ratusan ton, ekspedisi dari Gerbang Tol Soreang menuju komplek PLTP Patuha Unit 2 pada Senin (6/7) menuntut rekayasa teknis tingkat tinggi. Memanfaatkan truk prime mover serta multi-axle berkecepatan rata-rata 5 km/jam, iring-iringan tersebut memakan waktu tempuh dua hari penuh dengan pengawalan ekstra ketat serta kesiagaan tim medis.
Guna menjamin keutuhan struktur jalan maupun jembatan yang dilalui, GDE menggandeng Balai Sistem Jaringan dan Lingkungan Jalan UPTD Ujungberung. Berbekal rekomendasi teknis tersebut, tim menerapkan metode Foot on Bridge berupa pembentangan plat baja khusus di atas dek jembatan—seperti di Jembatan Cipadaruum—agar distribusi bobot merata dan tetap berada dalam koridor aman konstruksi.
Sepanjang lintasan, armada harus menaklukkan kontur jalan yang curam, kelokan tajam, serta melintasi sejumlah jembatan yang seluruhnya telah melalui audit teknis mendalam sebagai langkah antisipasi preventif sebelum pergerakan dimulai. Seluruh tahapan dikawal secara cermat demi melindungi keselamatan jiwa pekerja, masyarakat, hingga infrastruktur publik di sepanjang rute.
Sebagai bentuk kepatuhan terhadap standar pengelolaan lingkungan, GDE secara aktif merekam data baseline terkait tingkat getaran, intensitas kebisingan, serta parameter kualitas udara ambien sebelum hingga selama proses pengiriman berlangsung. Berdasarkan hasil uji laboratorium, tercatat bahwa seluruh indikator getaran dan kebisingan berada jauh di bawah ambang batas yang ditetapkan dalam Keputusan Menteri Lingkungan Hidup No. 48 Tahun 1996 dan No. 49 Tahun 1996. Operasi mobilisasi ini pun berjalan tertib, nirhambatan, serta bersih dari kerusakan infrastruktur maupun komplain warga.
Sebaliknya, kedatangan generator raksasa ini justru memicu antusiasme tinggi dari penduduk sekitar. Di beberapa titik jalur perlintasan, warga tampak memadati bahu jalan hingga larut malam guna menyaksikan langsung iring-iringan muatan bersejarah tersebut di bawah pendampingan aparat desa setempat. Keberhasilan tahapan ini merefleksikan kolaborasi dan sinergi tangguh antara PT Geo Dipa Energi (Persero), jajaran pemerintah daerah, aparat kepolisian, dinas perhubungan, serta elemen masyarakat Kabupaten Bandung dalam menyukseskan misi transisi energi bersih di Tanah Air.
Editor : Agung Bakti Sarasa