Pegadaian Edukasi Mahasiswa ITB Jatinangor, Dorong Investasi Emas dan Literasi Keuangan Sejak Dini
BANDUNG, iNewsBandungRaya.id - PT Pegadaian (Persero) terus mendorong peningkatan literasi keuangan di kalangan generasi muda melalui kegiatan Financial Literacy on The Way – Finansial Mandiri Dimulai Hari Ini yang digelar di Kampus ITB Jatinangor.
Dalam kegiatan tersebut, Pegadaian tidak hanya memperkenalkan berbagai produk investasi, tetapi juga menanamkan nilai integritas kepada mahasiswa sebagai bekal dalam mengelola keuangan dan memasuki dunia kerja.
Penyuluh Anti Korupsi PT Pegadaian (Persero), Didik Bintoro Seputro, mengatakan literasi keuangan dan integritas harus berjalan beriringan. Menurutnya, kemampuan mengelola keuangan tidak akan berarti apabila diperoleh dengan cara yang tidak benar.
"Pegadaian sekarang memang sedang fokus kepada generasi milenial dan Gen Alpha. Kita ingin memperkenalkan produk-produk Pegadaian, tetapi juga dibalut dengan integritas. Kalau tidak dipupuk dari sekarang, kemampuan mengelola keuangan percuma kalau hasil yang didapat dengan cara-cara yang tidak baik," katanya di Kampus ITB Jatinangor.
Didik menjelaskan, integritas yang dimaksud bukan sekadar memahami aturan, tetapi membentuk pola pikir agar seseorang terbiasa memperoleh sesuatu melalui cara yang benar.
"Kalau tidak dibiasakan dari sekarang, nanti ketika masuk dunia kerja mereka bisa saja melakukan apa pun demi mencapai tujuan. Itu yang ingin kita cegah," ujarnya.
Sebagai Penyuluh Anti Korupsi, Didik mengatakan pihaknya juga melakukan pengawasan terhadap penerapan standar operasional prosedur (SOP) di lingkungan Pegadaian agar pelayanan kepada masyarakat tetap transparan.
Menurutnya, berbagai sistem pengawasan terus diperkuat, mulai dari proses verifikasi hingga penaksiran barang jaminan, sehingga meminimalkan potensi penyimpangan.
"Kalau di Pegadaian sekarang sudah mulai semakin transparan. Verifikasi sudah diperjelas dengan berbagai aplikasi dan dokumentasi. Penaksiran juga dilakukan sesuai kondisi sebenarnya, tidak dikurangi maupun dilebihkan," katanya.
Didik memastikan masyarakat tidak perlu khawatir untuk berinvestasi emas melalui Pegadaian karena seluruh layanan berada di bawah pengawasan pemerintah.
"Sudah sangat aman, karena platform kita adalah platform pemerintah. Jadi masyarakat tidak perlu ragu untuk berinvestasi di Pegadaian," ucapnya.
Sementara itu, Sales Business to Business Senior PT Pegadaian (Persero) Area Tasikmalaya, Muhammad Razhi, mengatakan edukasi kepada mahasiswa menjadi penting karena banyak generasi muda yang belum mempersiapkan kondisi keuangan untuk masa depan.
Menurutnya, investasi sebaiknya dimulai sejak masih kuliah dan tidak perlu menunggu memiliki penghasilan besar.
"Kebanyakan mahasiswa belum memikirkan masa depan mereka. Padahal ketika lulus nanti mereka membutuhkan modal, baik untuk bekerja maupun membangun usaha. Karena itu kita dorong mulai investasi dari sekarang," katanya.
Razhi menilai investasi emas menjadi salah satu pilihan yang paling mudah dipahami oleh masyarakat karena memiliki risiko yang relatif rendah dan dapat dimulai dengan nominal kecil.
"Jangan menunggu mapan dulu baru investasi, tetapi mulai investasi dulu supaya bisa mapan di kemudian hari," ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa edukasi tersebut merupakan bagian dari upaya Pegadaian untuk mencegah generasi muda terjerumus ke praktik judi online maupun pinjaman online ilegal.
"Kalau mereka bisa mengelola keuangan dengan baik, harapannya mereka tidak mudah tergoda judi online ataupun pinjaman online ilegal," katanya.
Selain memberikan edukasi di perguruan tinggi, Pegadaian juga secara rutin menyelenggarakan program literasi keuangan di berbagai daerah bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) maupun secara mandiri.
"Kita bukan hanya di ITB, tetapi terus berkeliling ke berbagai kampus dan juga masyarakat umum. Bahkan ada program Gencarkan atau Gerakan Cerdas Keuangan Nasional yang menyasar wilayah terpencil, tertinggal, dan terluar," jelas Razhi.
Dalam kesempatan itu, Razhi juga mengajak masyarakat, khususnya mahasiswa, untuk mulai menabung emas di Pegadaian karena investasi dapat dimulai dengan nominal yang sangat terjangkau.
"Kita bisa mulai investasi emas dari Rp10 ribu saja. Prosesnya sederhana, cukup membeli, menyimpan dalam jangka waktu tertentu, lalu dijual ketika harganya sudah naik. Yang terpenting, pilih tempat investasi yang aman dan terpercaya," pungkasnya.
Editor: Rizal Fadillah