Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Profil 16 Kandidat Pemimpin Baru KAHMI Jabar, dari Akademisi hingga Pengusaha
Advertisement . Scroll to see content

Gubernur Dedi Mulyadi Tegaskan Pijakan Ideologi KAHMI Jabar di Era Digital

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 09:39 WIB
  • author Agus Warsudi
Gubernur Dedi Mulyadi Tegaskan Pijakan Ideologi KAHMI Jabar di Era Digital
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi foto bersama peserta seusai pembukaan Muswil VII KAHMI Jabar. (FOTO: ISTIMEWA)

Mantan Bupati Purwakarta itu menyinggung isu kebangsaan. Dedi Mulyadi mengingatkan pentingnya merawat konsepsi Keislaman dan Keindonesiaan. Menurut dia, nilai-nilai Pancasila harus dipadukan dengan kearifan lokal Nusantara.

Dia mencontohkan Tri Hita Karana di Bali dan Tritangtu di Buana di Tanah Sunda sebagai kesadaran peradaban yang menyatu dengan alam.

Dedi Mulyadi menilai kegagalan mengartikulasikan nilai lingkungan dan budaya berdampak pada krisis ekologis dan ketimpangan sosial akibat eksploitasi sumber daya alam. 

"Karena itu akademisi dan teknokrat harus memegang teguh objektivitas dan kejujuran, bukan sekadar mengejar pemenuhan administratif," tutur Gubernur Jabar.

Di hadapan para peserta Muswil VII KAHMI Jabar, KDM menyoroti era transformasi digital yang dikendalikan algoritma media sosial (medsos).

Karena itu, Dedi Mulyadi mendorong KAHMI untuk konsisten menyebarkan narasi kebaikan, kebudayaan, dan peradaban substansial.

Di era digital saat ini, kata Dedi Mulyadi, persaingan publik bergantung pada konsistensi kita dalam memperjuangkan nilai-nilai. 

"KAHMI bukan wadah untuk mengartikulasikan politik praktis jangka pendek demi kepentingan elektoral. Melainkan ruang besar untuk memperjuangkan kepentingan bangsa yang bersifat universal," ucap Dedi Mulyadi.

Sementara itu, Ketua Panitia Muswil VII KAHMI Jabar Yoga Rahadiansyah mengatakan, kegiatan ini merupakan rangkaian dari Muswil ke-6 di Purwakarta yang dulu dipimpin Dedi Mulyadi sebagai Koordinator Presidium.

Tema umum muswil ini, kata Yoga, yaitu Transformasi Keumatan Menuju Jawa Barat Istimewa dengan empat subtema., 

Pertama, transformasi sumber daya manusia. Kedua, transformasi ekonomi. Ketiga, transformasi politik dan keempat, transformasi pengelolaan sumber daya desa.

Editor: Abdul Basir

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut