get app
inews
Aa Text
Read Next : Sesalkan Aksi Anarkis di Kantor Pemuda Pancasila, Ormas Jabar Ajak Semua Pihak Jaga Kondusivitas

Pengurus Pusat AMS Dikukuhkan, Rully Alfiady Tekankan Soliditas Internal

Jum'at, 14 Agustus 2026 | 21:21 WIB
header img
Pengurus Pusat Angkatan Muda Siliwangi (AMS) periode 2026–2031 resmi dikukuhkan di Hotel Asrilia, Kota Bandung, Jumat (14/8/2026). (Foto:Bas)

BANDUNG, iNewsBandungRaya.id - Pengurus Pusat Angkatan Muda Siliwangi (AMS) periode 2026–2031 resmi dikukuhkan di Hotel Asrilia, Kota Bandung, Jumat (14/8/2026). 

Ketua Pengurus Pusat AMS periode 2026–2031, Rully H. Alfiady, mengatakan pihaknya akan segera melakukan konsolidasi internal. Salah satu agenda awal yakni retret pengurus sebagai sarana penyegaran sekaligus memperkuat soliditas organisasi.

“Setelah pengukuhan ini, pertama kita akan melakukan konsolidasi internal pengurus, lalu retret pengurus sebagai penyegaran dan konsolidasi pengurus,” ujar Rully.

Menurut Rully, kepengurusan AMS periode 2026–2031 berjumlah 84 orang yang dipilih melalui proses seleksi terhadap 516 kader. Selain memperkuat internal organisasi, AMS menargetkan konsolidasi dengan sejumlah kabupaten dan kota atau distrik dapat rampung tahun ini.

AMS juga akan menjalankan sejumlah program, di antaranya kerjasama pendampingan desa dan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) bersama Kementerian Desa. Selain itu, AMS akan berdiskusi dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) terkait penyiapan kader agar dapat terlibat dalam berbagai kegiatan kepemudaan ke depan.

“Agenda terpenting setelah pelantikan, kita akan konsolidasi dengan beberapa kabupaten dan kota atau distrik yang harus selesai tahun ini. Kemudian kita membicarakan program pendamping desa dan program pendampingan BUMDes bekerja sama dengan Kementerian Desa,” katanya.

Rully juga mengajak seluruh anggota AMS kembali bersatu setelah pelaksanaan kongres. Dia menegaskan pentingnya menjaga soliditas dan mencegah terjadinya perpecahan di tubuh organisasi.

“Pasca-Kongres ini, saya mengajak untuk kembali bersatu dan konsolidasi bahwa AMS tetap satu. Tidak ada AMS lainnya di Bumi Pasundan,” tegasnya.

Sementara itu, Dewan Pembina AMS, Dada Rosada, mengatakan pengukuhan kepengurusan baru harus diikuti dengan peningkatan kontribusi organisasi kepada masyarakat.

Menurut dia, setiap kelembagaan atau komunitas yang dibentuk harus memiliki kepentingan utama bagi masyarakat sekaligus menjaga keberlangsungan lembaga itu sendiri.

“Dengan pengukuhan kepengurusan AMS periode 2026–2031 ini, artinya kita semua dalam kelembagaan atau komunitas yang dibentuk harus mempunyai kepentingan utama untuk masyarakat dan lembaga itu sendiri,” ujar Dada.

Dia berharap AMS tidak hanya berfokus pada pengelolaan organisasi, tetapi juga meningkatkan kualitas pelayanan dan pemberdayaan masyarakat.

Dada menilai berbagai hal yang masih dipandang kurang baik oleh masyarakat perlu dipelajari dan diperbaiki. Dengan begitu, keberadaan AMS yang telah berdiri sejak 1966 dapat terus memperoleh respons positif dari masyarakat.

“Menurut saya, yang harus ditingkatkan adalah pemberdayaan internal AMS terlebih dahulu. Bagaimanapun juga harus ditingkatkan bagaimana masing-masing anggota mengurus masyarakat dengan baik,” katanya. (*)

Editor : Abdul Basir

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut