Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Data Terbaru BNPB: Gempa NTT Telan 75 Korban Jiwa, 907 Orang Luka-Luka
Advertisement . Scroll to see content

9.290 Warga Masih Mengungsi Usai Gempa NTT M 7,7, Kebutuhan Darurat Mulai Menipis

Minggu, 16 Agustus 2026 | 21:06 WIB
  • author Susana
9.290 Warga Masih Mengungsi Usai Gempa NTT M 7,7, Kebutuhan Darurat Mulai Menipis
Salah satu bangunan rusak dampak gempa besar yang mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (15/8/2026). (Foto: Istimewa).

BANDUNG, iNewsBandungRaya.id - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengonfirmasi sebanyak 9.290 warga masih mengungsi setelah gempa bumi magnitudo 7,7 mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT).

Ribuan warga terdampak gempa NTT tersebut hingga kini masih bertahan di sejumlah titik pengungsian. Kabupaten Sikka menjadi wilayah dengan jumlah pengungsi terbanyak, disusul Kabupaten Manggarai.

Pelaksana Tugas Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan, mengatakan sebanyak 3.356 warga mengungsi di Kabupaten Sikka. Sementara itu, Kabupaten Manggarai mencatat 2.078 warga yang masih berada di lokasi pengungsian.

"Pengungsi di Kabupaten Sikka tersebar di GOR Samador sebanyak 1.356 jiwa dan 2.000 jiwa mengungsi secara mandiri di 10 titik lokasi," ujar Berton di Jakarta, Minggu (16/8/2026).

Sebaran Pengungsi Gempa NTT

Dampak guncangan gempa bumi M 7,7 membuat pergerakan warga terdampak meluas hingga melintasi batas administratif sejumlah wilayah.

Di Kabupaten Sikka, sebanyak 3.356 warga mengungsi. Mereka tersebar di GOR Samador serta 10 titik pengungsian mandiri.

Editor: Rizal Fadillah

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut