Persiapkan Kader Tanggap Hukum dan Berintegritas, Demokrat Kota Bandung Gelar Sarasehan Politik
BANDUNG, iNewsBandungRaya.id - DPC Partai Demokrat Kota Bandung berkolaborasi dengan DPD Partai Demokrat Jawa Barat menggelar agenda Sarasehan dan Pendidikan Politik di Hotel Grand Asrilia, Kota Bandung, Sabtu (22/8/2026). Mengusung tema “Penguatan Kompetensi Kader, Tanggap Hukum, Berintegritas, Profesional dalam Ruang Publik,” forum ini dirancang sebagai wadah pembekalan komprehensif bagi para pilar partai di tingkat lokal.
Pelatihan ini ditujukan untuk melahirkan sosok kader yang tak sekadar paham seluk-beluk pemetaan politik, namun juga menjunjung tinggi etika, paham payung hukum, serta tangkas berinteraksi di ruang publik secara santun dan konstruktif.
Ketua DPC Partai Demokrat Kota Bandung, Aan Andi Purnama, S.E., M.M., Inov, menegaskan pentingnya kontinuitas pengembangan kapasitas diri bagi setiap anggota. Menurutnya, figur kader merupakan representasi paling nyata dari citra partai di mata masyarakat.
"Kader Demokrat harus memiliki kompetensi, tanggap terhadap persoalan hukum, menjunjung tinggi integritas, dan profesional dalam menjalankan peran di ruang publik," ujarnya.
"Karena kader adalah wajah partai yang berinteraksi langsung dengan masyarakat," tambahnya.
Integritas dan Pemahaman Hukum Jadi Modal Utama
Apresiasi tinggi disampaikan oleh Ketua BPOKK DPD Demokrat Jawa Barat, Ahmad Bajuri, SE,.MM, yang hadir mewakili Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Barat, H. Anton Sukartono Suratto, M.Si. Ia menyoroti bahwa penguatan kecakapan pilar partai merupakan modal esensial dalam membangun pondasi organisasi yang solid.
"Kader harus terus meningkatkan kompetensinya. Tidak cukup hanya memahami politik, tetapi juga harus tanggap terhadap persoalan hukum, memiliki integritas dan mampu bersikap profesional ketika berada di ruang publik," katanya.
Ia mengingatkan bahwa rekam jejak dan tindak-tanduk kader di tengah publik akan langsung diasosiasikan dengan nilai-nilai yang diusung oleh Partai Demokrat.
"Integritas itu menjadi modal utama. Ketika kader berada di ruang publik, masyarakat akan melihat Partai Demokrat melalui perilaku kadernya. Karena itu kita harus mampu memberikan contoh yang baik, bekerja secara profesional dan selalu berpihak pada kepentingan masyarakat," ujarnya.
Mengingat dinamika sosial-politik yang kian dinamis, Bajuri juga menggarisbawahi krusialnya penguasaan pola komunikasi yang adaptif dan solutif.
"Kita ingin kader Demokrat menjadi kader yang cerdas, berintegritas, memahami aturan hukum dan mampu berkomunikasi dengan masyarakat secara baik. Inilah yang harus terus kita bangun dari tingkat DPD sampai DPC dan struktur partai paling bawah," katanya.
"Kita ingin Demokrat hadir dengan kader-kader yang kompeten, tanggap hukum, berintegritas dan profesional. Kalau kadernya kuat, organisasinya kuat, dan pada akhirnya Partai Demokrat akan semakin kuat bersama masyarakat," ujarnya memungkasi.
Melalui program pembekalan yang sistematis dan berkelanjutan ini, DPC Partai Demokrat Kota Bandung optimistis para kadernya makin matang dalam merespons berbagai aspirasi publik serta siap memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan daerah.
Editor: Agung Bakti Sarasa