get app
inews
Aa Text
Read Next : Dukung Program Pro-Rakyat, Lingkar 98 Jabar Minta Pemerintah Transparan dan Bebas Korupsi

Tangani Karhutla Kalbar, Presiden Prabowo Perintahkan Peningkatan Operasi Darat hingga Udara

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 18:58 WIB
header img
Presiden Prabowo turun langsung ke lokasi Karhutla di Kalbar. (Foto: Istimewa).

BANDUNG, iNewsBandungRaya.id - Pemerintah bergerak cepat merespons eskalasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kalimantan Barat. Bertempat di Pangkalan TNI AU Supadio pada Sabtu (22/8/2026), Presiden Prabowo Subianto memimpin koordinasi lintas sektor untuk memastikan penanganan di titik-titik api berjalan optimal, mulai dari penebalan pasukan hingga pengerahan armada udara tambahan.

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menjelaskan bahwa instruksi Presiden berfokus pada eksekusi cepat di lapangan melalui koordinasi ketat antarinstansi.

“Dalam rapat tersebut, Presiden Prabowo menerima laporan terkini mengenai situasi karhutla serta menegaskan pentingnya penanganan yang cepat, terkoordinasi, dan langsung di lapangan,” ujar Seskab Teddy.

Ketegasan Pemerintah Daerah dan Langkah Pencegahan

Tak hanya berfokus pada upaya pemadaman, Presiden memberikan arahan khusus kepada seluruh jajaran pemerintah daerah. Penegakan hukum dan mitigasi bencana menjadi poin krusial agar ancaman karhutla tidak berulang setiap tahunnya.

“Presiden juga menekankan agar Pemerintah Daerah tegas dalam menerapkan aturan di wilayahnya, sekaligus memperkuat langkah-langkah pencegahan agar kebakaran hutan dan lahan tidak terus berulang,” ungkap Seskab Teddy.

Strategi Penebalan Operasi Darat, Udara, dan Gambut

Untuk mengendalikan sebaran api, serangkaian tindakan terpadu disiapkan secara intensif:

Pengerahan Personel Tambahan: Sebanyak 1.500 personel atau setara tiga batalyon TNI dikirim langsung dari luar Pulau Kalimantan. “Penambahan 3 batalyon TNI atau sekitar 1.500 personel dari luar Kalimantan yang akan didatangkan mulai hari ini hingga Minggu pagi,” tulis Seskab Teddy.

Penguatan Armada Udara: Enam unit helikopter berkapasitas besar dikerahkan guna menunjang aksi water bombing. “Penambahan 6 helikopter besar water bombing yang dijadwalkan tiba pada sore hari untuk memperkuat upaya pemadaman,” jelas Seskab Teddy.

Intervensi Lahan Gambut & Modifikasi Cuaca: Penanganan titik panas di area gambut mendapat perhatian ekstra mengingat karakter api subterranean yang sulit dipadamkan. “Memperbanyak dan menambah alat pompanisasi dan bor air khususnya pada lahan-lahan gambut sehingga meredam titik panas bawah tanah,” tulis Seskab Teddy.

Usai mengarahkan jalannya rapat di posko, Presiden Prabowo turun langsung meninjau area terdampak di Desa Limbung, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, guna memastikan proses pemadaman di lapangan berjalan sesuai rencana.

Editor : Agung Bakti Sarasa

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut