Usung Semangat Women Support Women, Gerakan Perempuan Berlari 2026 Bakal Digelar di KBP
Untuk pelaksanaan di Bandung, penyelenggara menargetkan sekitar 3.000 peserta. Jumlah tersebut masih berada di kisaran target peserta pada penyelenggaraan sebelumnya.
“Kita masih tetap stabil di segitu, tetap insyaallah pengennya di 3.000. Karena memang kita menyesuaikan juga dengan kondisi satu dan lain hal,” katanya.
Sementara itu, Sonya Fatmala optimistis jumlah peserta di Kota Baru Parahyangan berpotensi melampaui target tersebut.
“Kalau di sini bisa lebih dari 3.000,” kata Sonya.
Berbeda dengan konsep lomba lari yang berorientasi pada pencapaian waktu atau podium, Perempuan Berlari menyediakan kategori 5 kilometer dan 10 kilometer. Peserta juga tidak diwajibkan mengejar prestasi kompetitif karena kegiatan dirancang agar dapat diikuti perempuan dari berbagai kelompok usia dan kemampuan.
Sonya mengatakan peserta dapat memilih jarak sesuai kemampuan masing-masing, termasuk mengikuti kegiatan dengan berjalan santai.
“Perempuan ini kan banyak sekali, ada anak-anak, ada remaja, ada orang tua, ada lansia juga. Disesuaikan saja mampunya seberapa dan nanti enggak harus ngejar podium, bisa jalan-jalan santai juga,” ujarnya.
Bukan Sekadar Lari
Dhini menegaskan Perempuan Berlari tidak dirancang sekadar sebagai kegiatan olahraga. Konsep Women Support Women menjadi pesan utama yang ingin dibangun melalui kegiatan tersebut.
Editor : Agung Bakti Sarasa