Bandung Bidik Medical Tourism! HTWF 2026 Hadirkan 14 Rumah Sakit Indonesia-Malaysia
Sementara itu, Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan (Kabid Yankes) Dinas Kesehatan Kota Bandung, Dr. Deborah Johana Rattu, mengapresiasi penyelenggaraan HTWF 2026 karena mempertemukan layanan kesehatan dari dalam dan luar negeri dalam satu pameran.
“Baru kali ini saya melihat ada yang disatukan antara Indonesia dengan luar negeri, karena biasanya masing-masing berdiri sendiri,” ujar Deborah.
Menurutnya, kehadiran booth CKG juga menjadi kesempatan bagi masyarakat yang datang ke Paskal untuk mengetahui kondisi kesehatan mereka secara langsung.
“Dinas Kesehatan di sini juga diizinkan membuka booth CKG gratis barangkali yang memang bisa dimanfaatkan masyarakat. Jadi mudah-mudahan bisa dimanfaatkan agar mengetahui status kesehatannya seperti apa,” katanya.
Dorong Bandung Jadi Destinasi Medical Tourism
Deborah menilai keberadaan HTWF 2026 dapat menjadi momentum untuk memperkuat potensi medical tourism di Kota Bandung.
Menurutnya, Bandung memiliki dua modal utama, yakni fasilitas kesehatan dan destinasi wisata yang dapat dikembangkan secara terpadu.
“Medical tourism-nya pasti akan sangat positif. Karena kita di Kota Bandung ini khususnya banyak sekali tempat-tempat wisata dan rumah sakit yang baik juga,” ungkapnya.
Editor : Rizal Fadillah