Bukan Cuma Seblak! Ini 5 Tempat Makan di Bandung yang Menarik untuk Dicoba
4. Bakso Tjap Haji, Comfort Food yang Selalu Dicari
Setelah mencicipi berbagai sajian Asia, semangkuk bakso hangat tentu bisa menjadi pilihan yang lebih familiar.
Bakso Tjap Haji menawarkan menu bakso dengan kuah gurih serta berbagai pilihan tambahan. Pengunjung dapat memilih pelengkap seperti daging, tetelan, dan sejumlah topping lainnya sesuai selera.
Kuah kaldu yang kaya rasa menjadi salah satu daya tarik sajian ini. Menu yang sederhana tetapi mengenyangkan membuat bakso tetap menjadi salah satu makanan yang banyak dicari ketika wisatawan berburu kuliner Bandung.
5. RM Wangi Seruni, Nuansa Rumahan yang Bikin Nyaman
Tidak semua wisata kuliner harus berakhir di restoran dengan konsep modern. Bagi Anda yang mencari makanan Indonesia dengan suasana lebih akrab, RM Wangi Seruni dapat menjadi pilihan.
Restoran ini menghadirkan nuansa seperti makan di rumah dengan menu yang terinspirasi dari masakan keluarga. Salah satu sajian yang menjadi andalan adalah ayam goreng dengan bagian luar renyah dan bagian dalam yang tetap lembut.
Ayam tersebut dilengkapi serundeng berbumbu yang memberikan rasa gurih sekaligus aroma khas. Selain itu, tersedia berbagai menu Nusantara yang dapat disantap bersama keluarga.
Konsep yang nyaman dan pilihan makanan yang familiar menjadikan RM Wangi Seruni cocok untuk makan siang maupun makan bersama keluarga.
Lima tempat makan tersebut menunjukkan bagaimana perkembangan kuliner Bandung 2026 semakin berwarna. Wisatawan kini tidak hanya memiliki pilihan makanan khas Sunda, tetapi juga dapat menemukan restoran dengan sajian Jepang, Chinese food, bakso, hingga masakan rumahan.
Mulai dari menikmati rice bowl Jepang, berbagi seporsi dimsum, nongkrong di restoran industrial, menyantap bakso hangat, hingga menikmati masakan bernuansa rumahan, semuanya bisa menjadi bagian dari perjalanan wisata kuliner Bandung.
Karena itu, bagi wisatawan yang sedang merencanakan perjalanan ke Kota Kembang, berburu makanan dapat menjadi agenda tersendiri untuk melengkapi pengalaman selama berada di Bandung.
Editor : Rizal Fadillah