Laga Klasik Persija vs Persib Siap Digelar di SUGBK Tanpa Kehadiran Bobotoh
Yunus menegaskan bahwa rivalitas panas kedua tim sejatinya hanya berlangsung selama 90 menit di atas lapangan. Keputusan untuk mengimbau pendukung Persib tidak hadir—termasuk membatalkan rencana penerjunan perwakilan suporter sebagai simbol perdamaian—diambil untuk mengantisipasi potensi provokasi dari oknum yang tidak bertanggung jawab.
“Kita berharap rivalitas itu berada di 45 x 2 dan tentu kita sangat tidak berharap pertandingan ini mencederai. Maka kami berterima kasih kepada suporter Persib Bandung untuk tidak datang dengan cara itu. Karena khawatir akan ada pihak-pihak yang memanfaatkan momentum perdamaian ini dengan cara-cara yang tentu kita tidak lakukan," jelas dia.
Ia menambahkan, menjaga kondusivitas di awal musim Super League 2026/2027 jauh lebih krusial agar tidak memicu sanksi atau rintangan pada laga-laga berikutnya. PSSI berharap momen ini dapat menjadi pijakan awal bagi perdamaian antarsuporter di seluruh Indonesia, termasuk rivalitas regional lainnya seperti Persebaya vs Arema hingga PSIM vs PSS Sleman.
Editor: Vitrianda Hilba Siregar