Tata Kelola Universitas Bandung Resmi Dialihkelolakan, Pimpinan DPR Wanti-Wanti Soal Profit Kampus
BANDUNG, iNewsBandungRaya.id - Dunia perguruan tinggi kembali menjadi sorotan penting di tingkat nasional. Wakil Ketua DPR, Cucun Ahmad Syamsurijal, memberikan penekanan tegas mengenai pentingnya perbaikan sistem manajemen di lingkungan kampus, menyusul dinamika dan permasalahan yang sempat melanda Universitas Bandung.
Pernyataan tersebut disampaikan Cucun di hadapan civitas akademika saat menghadiri agenda penyerahan Surat Keputusan (SK) Alih Kelola serta peresmian Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas Bandung Tahun Akademik 2026/2027. Acara ini berlangsung di Yayasan Habibi Bina Cendikia, Kecamatan Solokan Jeruk, Kabupaten Bandung.
Menurut pandangan Cucun, kemelut yang sempat terjadi di perguruan tinggi tersebut berakar dari lemahnya manajemen kelembagaan. Ia menyoroti adanya indikasi penyimpangan etika (moral hazard) serta keretakan komunikasi antara organ senat dan unsur akademisi di dalam kampus.
“Pada awalnya dulu karena mungkin tata kelola, ada yang terjadi biasa kalau di program tinggi ada moral hazard, kemudian juga ketidaksesuaian antara senat dengan akademik,” ungkap Cucun.
Meski demikian, momentum peralihan pengelolaan ini dinilai sebagai titik balik yang krusial untuk membersihkan dan merapikan kembali sistem operasional kampus. Walau proses restorasi ini tidak instan dan menuntut penyelarasan visi dari berbagai pihak, ia optimistis pembenahan total dapat segera terwujud.
“Nah kalau sekarang lagi ditata semuanya, insyaallah, walaupun misalkan ini harus betul-betul menyamakan persepsi semua,” tambahnya.
Editor: Agung Bakti Sarasa