12 Pemda hingga Desa di Jawa Barat Sabet Jamsostek Award 2026, Siap Melaju ke Kancah Nasional
BANDUNG, iNewsBandungRaya.id - Komitmen kuat dalam memperluas jaring pengaman sosial bagi para pekerja di tatar Pasundan kembali berbuah manis. Sebanyak 12 instansi mulai dari pemerintah daerah, korporasi swasta, hingga level desa resmi dinobatkan sebagai penerima penghargaan bergengsi dalam ajang Jamsostek Award 2026 Tingkat Provinsi Jawa Barat.
Apresiasi tahunan yang diinisiasi oleh Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Jawa Barat ini merupakan penyelenggaraan edisi kesembilan, yang sebelumnya lebih familiar disebut sebagai Paritrana Award. Program strategis ini lahir dari kolaborasi lintas sektoral antara Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Ketenagakerjaan, serta BPJS Ketenagakerjaan.
Lebih dari sekadar seremoni pemberian trofi, ajang ini dirancang sebagai instrumen vital untuk memacu kesadaran kolektif agar semakin banyak tenaga kerja yang terlindungi dari risiko sosial maupun ekonomi saat menafkahi keluarga.
Proses seleksi dan penjurian untuk kinerja tahun 2025 sendiri berlangsung sangat ketat. Tim penilai harus melalui tahapan panjang mulai dari sosialisasi, verifikasi berkas administratif, peninjauan lapangan secara langsung, hingga tahap penetapan akhir berdasarkan aspek kepatuhan, cakupan kepesertaan, serta inovasi daerah.
Dari empat kategori yang diperebutkan, berikut adalah jajaran instansi dan wilayah yang sukses keluar sebagai yang terbaik di tingkat provinsi:
Kategori Pemerintah Kabupaten/Kota:
Kabupaten Cianjur
Kabupaten Purwakarta
Kabupaten Bandung Barat
Kategori Perusahaan Skala Besar:
PT Semen Jawa Sukabumi
PT Kordon Putra Sinergi Sumedang
Hosana Medika Pratama Bekasi
Kategori Usaha Kecil dan Mikro:
PT Global Indo Pangan Sumedang
Indo Frozen Sentosa Bogor
Segitiga Kecap Majalengka
Kategori Pemerintahan Desa:
Desa Sukasirna (Cianjur)
Desa Ciburial (Bandung)
Desa Ciptagumati (Kabupaten Bandung Barat)
Keberhasilan para pemenang tingkat provinsi ini tidak lepas dari apresiasi tinggi yang dilontarkan oleh jajaran pejabat daerah. Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan, secara khusus memuji progres perluasan jaminan sosial yang kini kian masif menjangkau pelosok pedesaan.
“Terima kasih kepada BPJS Ketenagakerjaan yang kini merambah hingga ke desa-desa. Saya berharap kolaborasi makin kokoh, sehingga tak ada satu pun pekerja, baik di kantor maupun di lapangan, yang tertinggal tanpa perlindungan,” ujar Erwan, Kamis (17/9/2026).
Sementara itu, Kepala Kanwil BPJS Ketenagakerjaan Jawa Barat, Deny Yusyulian, menekankan bahwa gelaran Jamsostek Award 2026 ini berfungsi sebagai wadah diseminasi praktik terbaik antarwilayah agar perlindungan tenaga kerja informal dan rentan bisa lebih tepat sasaran.
Berdasarkan data akumulatif hingga 15 September 2026, cakupan kepesertaan jaminan sosial di Jawa Barat telah berhasil melindungi sekitar 7,8 juta pekerja atau setara dengan 70,24 persen dari target sasaran total. Sepanjang tahun berjalan, total klaim manfaat yang telah disalurkan mencapai 864 ribu kasus dengan nilai fantastis menyentuh angka Rp11,6 triliun. Angka tersebut mencakup ragam program mulai dari JปKecelakaan Kerja, Jaminan Kematian, Jaminan Hari Tua, Jaminan Pensiun, hingga Jaminan Kehilangan Pekerjaan, ditambah ribuan beasiswa anak peserta dan subsidi perumahan.
Senada dengan hal tersebut, Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Bandung Suci, Boby Foriawan, berharap penghargaan ini mampu memantik semangat para pelaku usaha untuk lebih peduli pada kesejahteraan karyawannya.
“Kami ingin semakin banyak perusahaan dan pelaku usaha menyadari pentingnya melindungi pekerjanya. Semoga penghargaan ini memotivasi kita semua membangun lingkungan kerja yang aman dan menyejahterakan,” ucap Boby.
Seluruh pemenang teratas dari ajang tingkat provinsi ini nantinya akan dipersiapkan untuk mewakili Jawa Barat dalam seleksi Jamsostek Award di tingkat nasional, membawa semangat gotong royong demi kesejahteraan pekerja Indonesia.
Editor: Agung Bakti Sarasa