Topan Adriansyah Pimpin KORMI Kota Bandung, Prof Ibo Minta Pengurus Aktif di Lapangan
BANDUNG, iNewsBandungRaya.id - Kepengurusan baru KORMI Kota Bandung di bawah Ketua terpilih Topan Adriansyah Putra diharapkan tidak terjebak dalam gemuknya struktur organisasi. Pengurus yang dipilih harus benar-benar aktif bekerja dan memahami kondisi olahraga masyarakat di lapangan.
Pesan tersebut disampaikan Guru Besar FPOK UPI sekaligus mantan Plt Ketua KORMI Kota Bandung, Prof. Mustika Fitri, setelah Topan Adriansyah Putra terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Kota Luar Biasa (Muskotlub) KORMI Kota Bandung, Kamis.
Prof. Mustika Fitri atau yang akrab disapa Prof. Ibo menyatakan mendukung kepemimpinan Topan setelah proses Muskotlub selesai. Menurutnya, seluruh elemen organisasi kini perlu mengakhiri dinamika internal dan kembali berkonsentrasi pada pekerjaan.
"Bismillah lancar semuanya, KORMI Kota Bandung kembali cerah, aamiin," kata Prof. Ibo.
Ia menegaskan, setelah ketua baru terpilih melalui mekanisme organisasi, tidak ada lagi kepentingan pribadi maupun kelompok yang perlu dikedepankan.
Menurut Prof. Ibo, seluruh pihak harus memberikan dukungan agar kepemimpinan baru dapat menjalankan amanah dan membawa KORMI Kota Bandung kembali fokus pada program organisasi.
Prof Mustika Minta KORMI Kota Bandung Belajar dari Dinamika Sebelumnya
Prof. Ibo juga meminta kepengurusan baru menjadikan dinamika yang terjadi sebelumnya sebagai bahan evaluasi.
Menurut dia, pengalaman tersebut semestinya menjadi pelajaran agar persoalan internal yang pernah mengganggu jalannya organisasi tidak kembali terjadi.
"Kita harus belajar dari yang sudah-sudah. Jangan sampai organisasi ini kembali goyah karena persoalan yang sama," ujarnya.
Ia berharap energi pengurus KORMI Kota Bandung tidak kembali tersita untuk persoalan internal. Setelah Muskotlub selesai, pekerjaan rumah organisasi dinilai lebih penting untuk segera ditangani.
"Energi organisasi jangan habis untuk hal-hal yang tidak produktif. Sudah cukup. Sekarang saatnya kerja," tegasnya.
Pengurus KORMI Diminta Tidak Gemuk
Salah satu pesan utama Prof. Ibo kepada kepengurusan baru adalah mengenai komposisi pengurus.
Ia berharap formatur tidak menjadikan kepengurusan sebagai ruang untuk mengakomodasi sebanyak mungkin pihak. Menurutnya, struktur yang efektif justru membutuhkan orang-orang yang memiliki kemauan dan kemampuan untuk bekerja.
"Pengurus jangan gemuk. Tim yang mau kerja saja, pilih dari setiap Inorga yang di lapangan aktif," ujarnya.
Prof. Ibo menilai keterlibatan aktif di lapangan penting karena pengurus KORMI harus memahami secara langsung perkembangan berbagai Induk Organisasi Olahraga (Inorga).
Ia juga mengingatkan bahwa jabatan dalam organisasi seharusnya diikuti dengan tanggung jawab untuk menjalankan program.
"Kayaknya tidak semua ketua bisa kerja," katanya.
Topan Adriansyah Putra Siapkan Formatur
Terpilihnya Topan Adriansyah Putra secara aklamasi menjadi awal bagi proses pembentukan kepengurusan baru KORMI Kota Bandung.
Topan menyatakan siap menjalankan pekerjaan yang telah menanti. Ia menegaskan bahwa target organisasi tidak cukup hanya menjadi rencana, tetapi harus diwujudkan melalui kerja nyata.
"Saya mah tukang kerja, jadi target ideal harus jalan," ujar Topan.
Topan juga menyampaikan bahwa formatur akan segera menggelar rapat perdana untuk membahas penyusunan kepengurusan.
Formatur tersebut terdiri dari unsur Sekretaris Umum, perwakilan PMKI, FONI, dan APRI sesuai dengan usulan yang disampaikan dalam forum Muskotlub.
Formasprov Jadi Agenda Penting KORMI Kota Bandung
Selain pembenahan internal, Prof. Ibo meminta kepengurusan baru segera bergerak menyiapkan agenda organisasi.
Salah satu agenda yang menjadi perhatian adalah Festival Olahraga Masyarakat Provinsi (Formasprov) yang akan digelar di Kota Bandung.
Sebagai tuan rumah, KORMI Kota Bandung dinilai perlu melakukan persiapan secara matang agar agenda tersebut tidak terganggu oleh persoalan internal organisasi.
"Setelah Muskotlub selesai, semuanya harus fokus kerja. Program jalan, pembinaan Inorga jalan, itu yang ditunggu," ujar Prof. Ibo.
Ia menambahkan, Formasprov menjadi momentum penting bagi KORMI Kota Bandung untuk menunjukkan kesiapan organisasi sekaligus memperkuat pembinaan olahraga masyarakat.
"Formasprov ini momen penting. Kota Bandung jadi tuan rumah. Jangan sampai persiapan terganggu karena dinamika internal," katanya.
Prof. Ibo pun menyampaikan dukungannya kepada kepemimpinan baru KORMI Kota Bandung dan seluruh Inorga.
"Selamat bekerja. KORMI Kota Bandung ada di tangan beliau dan seluruh Inorga. Saya dukung dari mana pun saya berada," tuturnya.
Editor: Rizal Fadillah