Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Kisah Perjuangan Kurir Lapangan: Berangkat dari Rutinitas Harian, Berakhir Indah di Depan Ka'bah
Advertisement . Scroll to see content

Warga Umum Kini Bisa Ikut! Ajang Anugerah Jurnalistik KPU 2026 Resmi Buka Pendaftaran

Jum'at, 09 Oktober 2026 | 13:58 WIB
  • author Aga Gustiana
Warga Umum Kini Bisa Ikut! Ajang Anugerah Jurnalistik KPU 2026 Resmi Buka Pendaftaran
Anugerah Jurnalistik KPU 2026. (Foto: Ist)

Syarat Ketat Penilaian dan Orisinalitas

Meski membuka ruang partisipasi yang lebih luas, panitia tetap memegang standar integritas yang tinggi. Perlombaan ini wajib diikuti dengan kepatuhan terhadap beberapa poin krusial:

  • Peserta tulis dan foto wajib berprofesi sebagai jurnalis resmi.

  • Kategori video terbuka ganda untuk jurnalis maupun publik awam.

  • Seluruh karya wajib bersih dari unsur plagiarisme, belum pernah menang, dan belum pernah diikutsertakan di ajang serupa pada tahun-tahun sebelumnya.

  • Melampirkan identitas sah berupa ID Pers bagi jurnalis atau KTP bagi masyarakat umum.

  • Konten yang diunggah bebas dari muatan SARA, hoaks, ujaran kebencian, hingga provokasi.

Di balik layar, penentuan jawara berada di tangan tiga orang dewan juri independen yang terdiri dari unsur pimpinan KPU RI, praktisi media profesional, serta kreator konten terkemuka.

Ruang Luas untuk Suara Publik

Ketua Panitia Pelaksana yang juga menjabat sebagai Sekretaris Jenderal KPP DEM, Nopri Agustian, menegaskan bahwa ajang ini dirancang melampaui batas kompetisi konvensional semata. Kegiatan ini adalah ikhtiar kolektif untuk merawat nalar publik terhadap perjalanan demokrasi.

“Kami berharap Anugerah Jurnalistik KPU RI 2026 dapat menjadi ruang yang semakin luas bagi jurnalis maupun masyarakat untuk menyampaikan gagasan, pengalaman, dan perspektifnya mengenai pemilu dan demokrasi Indonesia. Melalui karya jurnalistik dan konten kreatif yang dihasilkan, kami ingin mendorong semakin banyak masyarakat yang terlibat dalam proses sosialisasi dan edukasi kepemiluan,” ujar Nopri.

Lebih lanjut, Nopri menyoroti keterlibatan masyarakat umum dalam kategori video sebagai strategi jitu untuk merangkum lebih banyak narasi otentik dari akar rumput.

“Khusus kategori video, tahun ini kami memberikan ruang yang lebih luas karena dapat diikuti masyarakat umum, termasuk mahasiswa dan warga. Harapannya, semakin banyak perspektif masyarakat yang muncul dan dapat menjadi bagian dari cerita tentang perjalanan demokrasi serta penyelenggaraan pemilu di Indonesia,” ungkapnya.

Ia pun optimis bahwa akumulasi karya yang masuk nantinya tidak sekadar memperebutkan trofi, melainkan meninggalkan warisan edukasi yang bernilai tinggi bagi literasi politik bangsa.

“Pada akhirnya, kami berharap kompetisi tahunan KPU RI ini dapat meningkatkan partisipasi masyarakat, sekaligus memperkuat sosialisasi dan edukasi tentang pemilu dan demokrasi Indonesia. Semakin banyak masyarakat yang memahami proses pemilu, semakin terbuka pula ruang untuk membangun partisipasi publik yang bermakna,” tutup Nopri.

Editor: Agung Bakti Sarasa

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut