Kecelakaan di Babakan Ciparay Bandung, Pejalan Kaki Tewas dan Pemotor Luka Berat
Petugas kepolisian kemudian mengevakuasi kedua korban ke Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Kota Bandung. Jenazah pejalan kaki yang meninggal dunia telah dibawa ke instalasi forensik untuk proses lebih lanjut.
"Kedua korban, baik yang meninggal dunia maupun yang mengalami luka berat, langsung dievakuasi oleh petugas ke Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Kota Bandung. Jenazah korban meninggal saat ini telah berada di instalasi forensik," tutur Fiekry.
Polisi Selidiki Kecelakaan Maut di Jalan Soekarno-Hatta
Polisi masih mendalami penyebab kecelakaan yang menewaskan pejalan kaki tanpa identitas tersebut. Berdasarkan keterangan awal, kondisi jalan di lokasi kejadian dinilai cukup baik untuk dilalui kendaraan.
Jalan tersebut memiliki lebar sekitar 12 meter, permukaan aspal kering, kontur lurus, serta marka jalan yang terlihat jelas. Cuaca saat kejadian juga dilaporkan cerah dengan arus lalu lintas yang relatif lancar.
Meski kondisi jalan dinilai memadai, polisi menduga faktor manusia menjadi salah satu penyebab utama kecelakaan. Pengendara diduga memacu sepeda motor dengan kecepatan tinggi sehingga tidak mampu mengantisipasi keberadaan pejalan kaki yang menyeberang.
"Faktor utama penyebab kecelakaan diduga kuat berasal dari kelalaian pengendara (faktor manusia) yang memacu kendaraannya dengan kecepatan tinggi sehingga kehilangan kendali," ujar Fiekry.
Hingga Jumat, 16 Oktober 2026, Unit Gakkum Satlantas Polrestabes Bandung masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kecelakaan tersebut.
Polisi juga berupaya mengungkap identitas pejalan kaki yang meninggal dunia. Sementara itu, sepeda motor yang terlibat dalam kecelakaan telah diamankan sebagai barang bukti.
Akibat kejadian tersebut, kerugian materi diperkirakan mencapai Rp1 juta.
Editor: Rizal Fadillah