Bandung Jadi Sasaran Transformasi Digital, Solusi Internet Bisnis hingga Starlink Diperkenalkan
BANDUNG, iNewsBandungRaya.id - FiberStar menyambangi Kota Bandung melalui rangkaian GO! NEXT 2026, sebuah inisiatif yang digelar di 24 kota untuk memperkenalkan solusi digital bagi pelaku bisnis di era transformasi digital.
Mengusung tema “Fast, Secure, Reliable. Business Without Limit.” dan semangat “Go Digital. Go Further.”, kegiatan ini mengajak perusahaan memahami pentingnya konektivitas internet yang cepat, aman, dan andal untuk mendukung operasional serta pengembangan bisnis.
Melalui GO! NEXT 2026, FiberStar memperkenalkan portofolio FiberStar as a Service yang mengintegrasikan konektivitas internet dengan pengelolaan infrastruktur jaringan secara menyeluruh. Layanan tersebut mencakup perencanaan, instalasi, konfigurasi, integrasi, pemantauan, hingga pemeliharaan jaringan.
Branch Manager FiberStar Jawa Barat, Slamet Hidayat, mengatakan konektivitas menjadi salah satu fondasi penting bagi kelangsungan operasional perusahaan. Ketergantungan bisnis terhadap sistem digital membuat perusahaan membutuhkan jaringan yang tidak hanya cepat, tetapi juga andal dan dikelola sesuai kebutuhan.
“Perusahaan saat ini membutuhkan konektivitas yang bukan hanya cepat, tetapi juga andal dan didukung pengelolaan yang tepat. Kami memahami bahwa setiap bisnis memiliki kebutuhan serta tantangan yang berbeda. Karena itu, FiberStar berupaya menghadirkan solusi yang dapat membantu perusahaan mengelola jaringan dengan lebih praktis, sehingga tim internal dapat lebih fokus pada pengembangan bisnis dan peningkatan kualitas layanan kepada pelanggan,” ujar Slamet.
FiberStar Tawarkan WiFi as a Service untuk Bisnis
Salah satu solusi yang diperkenalkan dalam GO! NEXT 2026 adalah WiFi as a Service (WaaS). Layanan ini menggabungkan konektivitas internet dedicated dengan pengelolaan perangkat jaringan secara terintegrasi.
Cakupan layanan WaaS meliputi perencanaan jaringan berdasarkan kebutuhan dan luas area, penyediaan perangkat, instalasi, konfigurasi, pemantauan jaringan, serta pemeliharaan berkala.
Dengan pendekatan tersebut, perusahaan dapat menyederhanakan pengelolaan jaringan yang sebelumnya melibatkan berbagai perangkat dan penyedia layanan. FiberStar juga menyediakan satu pintu koordinasi untuk kebutuhan konektivitas maupun perangkat jaringan sehingga penanganan kendala dapat dilakukan secara lebih terarah.
Dari sisi pembiayaan, model layanan berlangganan memberikan alternatif bagi perusahaan yang ingin mengurangi kebutuhan investasi awal untuk pengadaan infrastruktur jaringan.
Biaya operasional yang lebih terencana juga dapat membantu perusahaan menyesuaikan kebutuhan jaringan dengan anggaran dan perkembangan bisnis.
Managed Service Firewall untuk Mendukung Keamanan Jaringan
Selain konektivitas, FiberStar turut memperkenalkan Managed Service Firewall untuk mendukung kebutuhan keamanan jaringan perusahaan.
Layanan ini membantu pengelolaan sistem keamanan yang berfungsi memantau, menyaring, dan mengendalikan lalu lintas data berdasarkan aturan keamanan yang ditetapkan. Penerapannya ditujukan untuk membantu memperkuat perlindungan terhadap akses tidak sah dan berbagai potensi ancaman siber.
Technical Solution FiberStar Jawa Barat, Syukur Ashar Kurniawan, menjelaskan bahwa tantangan pengelolaan jaringan bisnis tidak hanya berkaitan dengan ketersediaan koneksi internet. Perusahaan juga perlu memastikan perangkat, sistem keamanan, dan layanan jaringan dapat bekerja secara terintegrasi.
“Jaringan bisnis yang baik perlu dirancang sesuai kebutuhan, dikonfigurasi dengan tepat, serta dipantau dan dipelihara secara berkala. Ketika pengelolaan konektivitas dan perangkat dilakukan secara terpisah, perusahaan berpotensi menghadapi proses penanganan gangguan yang lebih kompleks. Melalui layanan terintegrasi, FiberStar membantu menyederhanakan proses tersebut, mulai dari implementasi hingga dukungan operasional, agar perusahaan dapat mengelola infrastrukturnya dengan lebih efektif,” jelas Syukur.
Melalui layanan terkelola, perusahaan dapat memperoleh dukungan untuk implementasi, konfigurasi, integrasi, pemantauan selama 24 jam sehari dan tujuh hari seminggu, dukungan jarak jauh maupun kunjungan teknis sesuai kebutuhan, penggantian perangkat, serta pemeliharaan preventif.
Layanan tersebut dirancang untuk membantu perusahaan menjaga keberlangsungan operasional infrastruktur jaringan secara berkelanjutan.
FiberStar Hadirkan Internet Satelit Starlink untuk Wilayah Terpencil
Untuk memenuhi kebutuhan konektivitas di berbagai kondisi geografis, FiberStar juga menghadirkan solusi internet satelit Starlink.
Layanan ini dapat menjadi pilihan bagi perusahaan yang beroperasi di wilayah yang belum terjangkau jaringan fiber optik, termasuk lokasi proyek dan area terpencil. Selain itu, konektivitas satelit dapat dimanfaatkan sebagai alternatif akses internet atau koneksi cadangan sesuai kebutuhan operasional perusahaan.
Sebagai salah satu Starlink Authorized Reseller di Indonesia, FiberStar menyediakan layanan pendukung berupa pengiriman dan instalasi perangkat, dashboard pelanggan untuk pemantauan secara real-time, dukungan lokal 24/7, serta pilihan integrasi jaringan menggunakan teknologi SD-WAN sesuai kebutuhan.
Kombinasi konektivitas fiber optik dan satelit memberikan alternatif bagi perusahaan dalam menentukan infrastruktur jaringan berdasarkan lokasi, kebutuhan kapasitas, serta karakteristik operasionalnya.
“Setiap lokasi bisnis memiliki tantangan yang berbeda. Ada perusahaan yang membutuhkan jaringan dengan kapasitas tinggi untuk mendukung aktivitas operasional sehari-hari, ada pula yang membutuhkan konektivitas di wilayah yang belum terjangkau fiber optik atau memerlukan koneksi alternatif. Karena itu, pemilihan solusi perlu mempertimbangkan kondisi lokasi, kebutuhan pengguna, keamanan, serta pola operasional perusahaan. Kami ingin membantu pelanggan menemukan pendekatan yang paling sesuai dengan kebutuhan tersebut,” tambah Syukur.
GO! NEXT 2026 Dorong Transformasi Digital Perusahaan
Melalui GO! NEXT 2026, FiberStar mendorong pemanfaatan teknologi yang tidak hanya berfokus pada ketersediaan internet, tetapi juga mencakup keamanan, pengelolaan perangkat, dan integrasi jaringan.
Pendekatan ini ditujukan untuk membantu perusahaan menyederhanakan pengelolaan infrastruktur digital sekaligus menyesuaikan layanan konektivitas dengan kebutuhan bisnis yang terus berkembang.
Dengan rangkaian kegiatan di 24 kota, FiberStar berharap dapat memperluas pemahaman pelaku usaha mengenai pentingnya infrastruktur digital yang terkelola, fleksibel, dan andal.
Kehadiran GO! NEXT 2026 di Bandung menjadi bagian dari upaya tersebut, sekaligus memperkenalkan berbagai pilihan solusi konektivitas dan managed service yang dapat dipertimbangkan perusahaan dalam mendukung transformasi digital.
Editor: Rizal Fadillah