Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Menteri LH Sebut Ekotourism Jadi Magnet bagi Wisatawan, Sekaligus Memuliakan Alam
Advertisement . Scroll to see content

Jawa Barat Pertahankan Puncak Wisata Ramah Muslim Indonesia, Incar Peluang Pasar Global

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 10:56 WIB
  • author Vitrianda Hilba Siregar
Jawa Barat Pertahankan Puncak Wisata Ramah Muslim Indonesia, Incar Peluang Pasar Global
Jawa Barat kembali mengukuhkan posisinya sebagai destinasi utama pariwisata ramah Muslim di Tanah Air. Foto: Ist

Pemanfaatan Peluang Ekosistem Pariwisata Jawa Barat

Dikenal sebagai salah satu pusat pergerakan wisatawan domestik terbesar, Jawa Barat berada pada posisi strategis untuk mengonversi potensi lokal menjadi daya tarik mancanegara. Wilayah unggulan seperti Bandung Raya, Bogor, Puncak, Pangandaran, hingga Cirebon menawarkan bentang alam, pusat belanja, wisata budaya, kuliner khas, serta wahana rekreasi keluarga yang lengkap. Aksesibilitas Jawa Barat makin kuat berkat kedekatannya dengan Jakarta sebagai gerbang utama kedatangan wisatawan internasional.

Tingkat pergerakan wisata di Jawa Barat tercatat amat masif, di mana sepanjang tahun 2025 provinsi ini membukukan sekitar 211,76 juta perjalanan wisatawan nusantara. Kombinasi dominasi pasar domestik, raihan IMTI 2025–2026, serta penghargaan GMTI Awards 2026 menjadi modal berharga untuk memperluas jangkauan ke pasar internasional.

Tantangan utama Pemerintah Provinsi Jawa Barat ke depan adalah mentransformasikan berbagai penghargaan dan pengakuan tersebut menjadi dampak ekonomi yang terukur. Upaya ini difokuskan pada peningkatan angka kunjungan wisatawan mancanegara secara nyata, perpanjangan durasi menginap (length of stay), serta penguatan daya beli wisatawan di tingkat lokal.

Langkah strategis ini muaranya adalah menggerakkan industri perhotelan dan restoran, memperluas cakupan pasar UMKM, membuka lapangan kerja baru, serta mendorong pemerataan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat Jawa Barat.

Editor: Vitrianda Hilba Siregar

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut