IA-ITB Dorong Potensi Tambang dan Migas Papua Jadi Motor Pembangunan
- Provinsi Papua: 74,69
- Provinsi Papua Barat Daya: 70,55
- Provinsi Papua Selatan: 69,54
- Provinsi Papua Barat: 68,48
- Provinsi Papua Tengah: 60,64
- Provinsi Papua Pegunungan: 54,91
Sebagai pembanding, IPM nasional Indonesia pada 2025 berada pada angka 75,90. Dari data tersebut, hanya Provinsi Papua dan Papua Barat Daya yang mendekati rerata nasional, sementara Provinsi Papua Pegunungan masih tergolong dalam kategori IPM rendah.
Kondisi ini makin mempertegas pernyataan IA-ITB bahwa pemanfaatan hasil tambang dan migas harus dialokasikan secara nyata untuk peningkatan kualitas pendidikan, fasilitas kesehatan, serta pembangunan infrastruktur dasar.
Seminar nasional ini turut mengundang sejumlah pejabat dan tokoh nasional, di antaranya perwakilan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Menteri Pendikti Saintek Brian Yuliarto, serta Menteri Ketenagakerjaan Yassierli.
Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut diharapkan dapat merumuskan langkah konkret dalam menciptakan investasi yang inklusif, peningkatan mutu SDM lokal, serta pemerataan manfaat ekonomi bagi masyarakat Papua secara berkelanjutan. (*)
Editor: Abdul Basir