Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Ribuan Warga Bandung Siap Tumpah Ruah di Bale Rame, Kampanyekan Gerakan Bebas Keropos Tulang
Advertisement . Scroll to see content

Munas IMA 2026: Maximilian Agatisianus Terpilih Jadi Presiden Periode 2026–2029

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 17:03 WIB
  • author Aga Gustiana
Munas IMA 2026: Maximilian Agatisianus Terpilih Jadi Presiden Periode 2026–2029
Maximilian Agatisianus Resmi Terpilih Jadi Presiden IMA Periode 2026–2029. (Foto: Rizal Fadillah)

BANDUNG, iNewsBandungRaya.id - Gelaran Musyawarah Nasional (Munas) Indonesia Marketing Association (IMA) 2026 resmi menetapkan Maximilian Agatisianus sebagai Presiden IMA untuk periode 2026–2029. Pemilihan yang berlangsung di Hotel El Royale, Bandung, pada Sabtu (24/10/2026) sore tersebut berjalan lancar melalui mekanisme musyawarah mufakat.

Dalam kepemimpinannya untuk tiga tahun ke depan, Maximilian menegaskan komitmennya untuk melanjutkan program-program keberlanjutan organisasi yang berorientasi pada jangka panjang, khususnya di bidang pemasaran dan kewirausahaan.

"Program-program IMA ini ditujukan untuk jangka panjang. Marketing sendiri kan bukan sesuatu yang jangka pendek seperti dagang biasa, dan flagship kita ada di kewirausahaan yang sifatnya juga jangka panjang. Terpilihnya saya tentu sudah dipertimbangkan oleh Ketua Senat dan para pendiri agar keberlanjutan kontribusi IMA dalam perekonomian negara dapat terus dilanjutkan," ujar Maximilian usai gelaran munas.

Lebih lanjut, Maximilian membeberkan tiga tujuan strategis (strategic objectives) utama yang bakal diusungnya, mencakup penguatan kewirausahaan, profesionalisme pemasaran melalui sertifikasi, serta isu keberlanjutan (sustainability).

"Yang utama ada tiga strategic objectives. Pertama, mendukung kewirausahaan. Kedua, profesionalisme pemasaran melalui sertifikasi, terutama Certified Professional Marketer (CPM) Asia yang sudah diakui di tingkat Asia dan paling banyak ada di Indonesia. Ketiga, sustainability di mana IMA berperan aktif mendukung SDGs melalui pengurangan emisi dan penanaman pohon," jelasnya.

Musyawarah Mufakat dan Pentingnya Komitmen Berkelanjutan

Di tempat yang sama, Sekretaris Jenderal (Sekjen) IMA periode sebelumnya, Taufik, menjelaskan bahwa proses pemilihan Presiden IMA berjalan cepat karena tradisi musyawarah mufakat yang berlandaskan Pancasila telah dibangun jauh sebelum hari pelaksanaan munas.

"IMA ini organisasi yang memperkuat profesi pemasaran dan berbasis Demokrasi Pancasila sejak didirikan tahun 1996, bukan organisasi politik. Kalau prosesnya terlihat cepat hari ini, itu karena diskusi dan musyawarah informal sudah kita lakukan jauh-jauh hari untuk memetakan tantangan serta harapan para pemangku kepentingan," kata Taufik.

Taufik menambahkan, tuntutan dan harapan masyarakat serta pemerintah daerah terhadap peran IMA cukup tinggi, mulai dari dorongan pengembangan pariwisata hingga pembinaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Hal tersebut membutuhkan figur pemimpin yang tidak hanya memiliki komitmen waktu dan semangat, tetapi juga dukungan sumber daya yang kuat.

"Pembinaan UMKM itu membutuhkan dana yang tidak kecil. Karena itu, dicari sosok dari perusahaan besar seperti Astra yang organisasinya sudah mapan, sehingga memiliki sumber daya untuk mendukung program-program tersebut. Hasilnya, perwakilan dari 103 chapter sepakat secara mufakat memilih Pak Maxi," ungkapnya.

Taufik juga menyoroti keunikan kontribusi IMA dalam mendampingi pelaku UMKM, salah satunya lewat ajang IMA UMKM Award yang berfokus pada pendampingan branding, coaching, hingga mentoring.

"Antusiasme UMKM luar biasa. Dari target awal 1.000 peserta untuk periode 2023 hingga 2026, kini sudah mencapai 2.430 peserta. Keunikan IMA ada pada pembinaan branding dan legalitas yang tidak banyak ditemui di tempat lain. Tantangan ini membutuhkan komitmen besar, dan kami yakin kepemimpinan baru dapat menjawab harapan tersebut," pungkas Taufik.

Editor: Agung Bakti Sarasa

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut